Menkominfo soal situs diblokir: Fokus kami bukan ke pemblokiran

Menkominfo soal situs diblokir: Fokus kami bukan ke pemblokiran. Jika merujuk data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dari tahun ke tahun jumlah situs yang diblokir terus meningkat. Total dari situs yang telah diblokir Kemkominfo berjumlah 773 ribu mulai dari tahun 2015 hingga tahun 2016.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menkominfo soal situs diblokir: Fokus kami bukan ke pemblokiran
Menkominfo Rudiantara. ©2016 Merdeka.com

Jika merujuk data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dari tahun ke tahun jumlah situs yang diblokir terus meningkat. Total dari situs yang telah diblokir Kemkominfo berjumlah 773 ribu mulai dari tahun 2015 hingga tahun 2016. Dari jumlah situs yang diblokir pada tahun 2015 berjumlah 766 ribu atau naik sekitar 7000 situs sepanjang tahun 2016.

Terkait hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara pun berpendapat. Menurutnya, meningkatnya jumlah situs yang diblokir bukanlah cermin keberhasilan dalam menangkal konten-konten negatif. Namun justru jika jumlah konten yang diblokir menurun, hal itu merupakan suatu keberhasilan.

"Sebetulnya, kami ini fokus bukan ke pemblokiran. Kalau jumlah situs banyak diblokir, justru menurut kami itu bukan keberhasilan. Keberhasilan itu kalau mampu mengurangi konten-konten yang akan diblokir," jelasnya di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (2/2).

Oleh sebab itu, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya edukasi dan sosialisasi ke masyarakat terhadap bahaya konten-konten negatif yang ada di dunia maya. Pemblokiran, kata pria kelahiran Bogor itu, bukanlah langkah yang efektif untuk mengajak masyarakat agar tak mengonsumsi konten negatif.

"Saya selalu sampaikan bahwa blokir bukan suatu yang efektif. Karena itu di hilir seperti menyembuhkan orang sakit, tapi orangnya keburu sakit. Yang didorong adalah bagaimana membuat orang sehat. Kalau sakit kan disuntik dan kasih obat. Sementara kalau sehat kan lihat dari makanannya yang 4 sehat 5 sempurna dan olahraga teratur. Ini lebih efektif karenanya pemerintah mendorong seperti event-event yang dilakukan oleh teman-teman media dan komunitas lain terkait edukasi ini," ungkapnya.

Rekomendasi