Selama momen Lebaran, trafik komunikasi mulai dari data hingga SMS dan Voice yang dilakukan oleh pelanggan Telkomsel terjadi kenaikan dari hari biasanya. Meskipun terjadi kenaikan dari hari biasanya, Telkomsel menyebut padatnya trafik komunikasi tersebut, mampu ditanganinya. Terbukti, hingga saat ini pihaknya mengakui tingkat keberhasilan menangani padatnya trafik komunikasi tinggi.
"Adapun tingkat keberhasilan koneksi data dan tingkat keberhasilan pengiriman SMS mencapai lebih dari 99 persen, sedangkan tingkat kesuksesan panggilan mencapai lebih dari 98 persen yang artinya tidak ada masalah yang berarti dan secara umum pelanggan dapat menikmati layanan dengan nyaman," ujar VP Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati, dalam keterangan resminya kepada Merdeka.com, Jumat (08/07).
Jika ditelisik lebih detail, trafik Telkomsel saat momen Lebaran tahun ini, trafik layanan data mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 78 persen menjadi sekitar 2.700 TB (Terabyte) atau mengalami kenaikan sekitar 17 persen dari hari biasanya.
Penggunaan layanan data pada H-1 Lebaran dan saat Lebaran tercatat mengalami peningkatan yang signifikan di beberapa lokasi yang dilalui atau disinggahi oleh pemudik seperti exit tol Kaliangsa, exit tol Pejagan, Terminal Wates (Yogyakarta), dan Pelabuhan Lamijung (Nunukan). Begitu pula dengan lokasi-lokasi wisata, seperti Jam Gadang (Bukittinggi), Berastagi, Pantai Kuta, dan Kota Bunga (Puncak).
"Sementara, layanan suara dan SMS di momen lebaran ini tercatat cenderung stagnan, dimana layanan suara mengalami penurunan sebesar 4 persen di hari Lebaran menjadi sekitar 1,5 miliar menit jika dibandingkan dengan trafik percakapan di hari normal 2016. Sedangkan layanan SMS masih mencatat kenaikan sebesar 1 persen di malam takbiran," ungkap dia.
Untuk menghadapi mudik Lebaran, Telkomsel telah mengidentifikasi sebanyak 809 hotspot atau POI (Point of Interest) yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal, di mana lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel menyiagakan sebanyak 76 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses data.
Di samping mengerahkan Combat, berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel untuk mengoptimalkan kualitas jaringan menghadapi periode mudik Lebaran di antaranya membangun 623 base transceiver station (BTS) baru dan memodernisasi 486 BTS. Selain itu, Telkomsel juga meng-upgrade 1.052 BTS serta 75 base station controller (BSC) dan radio network controller (RNC).