Beberapa waktu yang lalu, masyarakat Indonesia digemparkan video mesum anak kecil. Video itu diduga diupload pertama kali di daerah Jawa Timur. Hal tersebut tentu saja meresahkan masyarakat.
Menanggapi kasus tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara pun buka suara.
"Sudah diblokir dan sudah bicara dengan Polri, karena ini ranahnya penegakan hukum. Yang Jawa Timur kan? Itu pakai id India," ujar dia kepada wartawan setelah jumpa pers Simposium Nasional Cybersecurity di Kantornya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kamis (28/05).
Kendati begitu, Rudiantara mengakui tak mudah mencegah beredarnya video serupa. Pasalnya, seks seperti bola liar yang sulit dibendung.
"Itu susah. Saya sudah pernah sampaikan. Mohon maaf terbuka di sini ya, yang namanya pornografi, belahan dunia sana itu menjadi industri sendiri, sehingga mudah dikenali," terangnya.
Menkominfo mengatakan jika konten porno yang muncul di situs umum akan mudah dideteksi dibanding dengan konten dewasa di platform bukan situs.
"Kalau yang sifatnya blog, atau kadang ada di Twitter, itu sifatnya individu. Ini kan, susah ditangani. Kalau di situs, kita bisa kapan saja. Kalau di Twitter harus forward, atau retweet," katanya.