Perkembangan teknologi komputasi yang dicapai oleh Intel belakangan ini ternyata cukup mengagumkan. Sejumlah kemajuan yang berhasil mereka capai untuk mempercepat perkembangan komputasi ke dimensi berikutnya juga sempat diumumkan minggu lalu.
Yang pertama adalah pembuatan modul Intel Curie yang kelak dipakai sebagai solusi wearable gadget. Hardware tersebut berukuran sangat kecil, hanya sebesar sebuah tombol dan siap dipasarkan semester kedua tahun ini.
Intel memang tengah berusaha mengembangkan produk dan inisiatif di segmen wearable. Untuk memuluskan misi tersebut, Intel bekerja sama dengan Oakley, merek desainer terkemuka. Dari hasil kolaborasi itu diharapkan dapat tercipta gadget-gadget cerdas yang dapat meningkatkan kinerja atlet.
"Munculnya pengalaman komputasi pribadi baru, perangkat cerdas dan terhubung, dan revolusi wearable mendefinisikan ulang hubungan antara konsumen dan teknologi," kata Brian Krzanich, CEO Intel.
Selain itu, Intel juga memperkenalkan True Key, sebuah aplikasi cross-platform baru dari Intel Security. Aplikasi tersebut menggunakan faktor-faktor pribadi seperti wajah, perangkat atau sidik jari untuk membuat 'login' ke dalam aplikasi menjadi lebih mudah dan aman.
True Key bisa diaplikasi pada perangkat iOS (produk Apple), Android, Windows, Mac, dan di semua browser favorit pengguna. Hal ini juga akan terinstal pada perangkat dari HP dan Lenovo dan sebagian dari McAfee LiveSafe dalam beberapa bulan mendatang. Untuk melihat rilis terbatas aplikasi True Key bisa dengan mengunjungi www.truekey.com.
Yang tidak kalah menarik, CEO Intel mengatakan kamera Intel RealSense dan aplikasi immersive baru dapat ditemukan dalam semakin banyak perangkat 2 in 1, tablet, notebook dan all-in-one PC, termasuk banyak perangkat yang didukung oleh generasi ke-5 Intel Core, prosesor yang tersedia kuartal ini.
Tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi saja, Intel ternyata juga peduli terhadap keterwakilan penuh perempuan dan minoritas di Intel pada tahun 2020 nanti. Demi mendukung misi tersebut, Intel berencana untuk berinvestasi USD 300 juta. Dana itu dipakai untuk membantu mengakomodasi insinyur perempuan dan ilmuwan komputer yang kurang terwakili.
"Tujuan kami dengan teknologi Intel adalah untuk membantu memecahkan masalah nyata dan memungkinkan pengalaman yang benar-benar diinginkan oleh orang-orang dan bisnis. Untuk melakukan hal ini, kita juga harus berbuat lebih banyak untuk memimpin pertumbuhan keragaman dan inklusi dalam industri teknologi. Perempuan dan keterwakilan minoritas akan terus memainkan peran yang lebih besar sebagai konsumen, influencer, pencipta dan pemimpin," lanjut Krzanich.