270 Juta SMS Pemilu banjiri jaringan operator

KPU berharap sosialisasi melalui SMS broadcast bisa meningkatkan penetrasi informasi soal Pemilu ke masyarakat.

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
270 Juta SMS Pemilu banjiri jaringan operator
SMS. ©2014 Merdeka.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap sosialisasi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden melalui SMS broadcast bisa meningkatkan penetrasi informasi soal Pemilu ke masyarakat hingga 90 persen."Jumlah pemilih pada Pemilu kali ini akan mencapai 185, juta orang di dalam negeri, dan 2 juta 25 ribu orang di luar negeri. Untuk sosialisasi, KPU tidak mungkin menjangkau semuanya, sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat, termasuk operator seluler," ungkap Ketua KPU Husni Kamil Manik pada peluncuran program SMS broadcast bersama Kominfo dan operator telekomunikasi, Senin (24/3).Saat ini, tambahnya, cukup banyak orang yang belum mengetahui bahwa tanggal 9 April merupakan saat pemilihan legislatif. "Hanya sekitar 70 persen dari pemilih yang tau, sehingga dengan adanya bantuan dari operator yang pelanggannya sudah mencapai 270 juta nomor aktif, maka diharapkan sosialisasi akan lebih mengena," tuturnya.Menkominfo Tifatul Sembiring mengklaim SMS broadcast tidak akan membebani jaringan operator maupun membebani dari sisi keuangan."Sangat kecil bagi operator untuk menyalurkan 1 SMS ke pelanggannya, sedangkan pemerintah tidak mengeluarkan biaya apapun," kata Menkominfo.Tifatul menegaskan setiap nomor seluler dipastikan menerima SMS sosialisasi Pemilu mulai hari ini sampai 31 Maret 2014.

Ikuti berita Pemilu di Liputan6.com"SMS broadcast dipastikan makin memperluas sosialisasi soal Pemilu. Kepada operator telekomunikasi, pemerintah juga menyampaikan terima kasihnya," tuturnya.

Rekomendasi