Fenomena Angry Birds memang sangat kuat di belahan dunia manapun. Bahkan, saking hebatnya game ini, China pun berencana untuk memasukkannya ke dalam kurikulum pendidikan mereka.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (16/9), game yang berisi para burung pemarah ini dikabarkan siap untuk memasuki ruang kelas di sekolah China. Hal ini terjadi berkat kerjasama Rovio dengan 123 Education Development untuk membuat sebuah konsep kurikulum baru.
Konsep ini dinamakan Angry Birds Playground. Di sini, nantinya Angry Birds akan digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar bagi para siswa di tingkat taman kanak-kanak (TK).
Nantinya, Rovio bersama 123 Education Development juga akan dibantu oleh University of Helsinski untuk pengembangannya. Dengan begitu, para siswa nantinya tak hanya bermain saja dengan Angry Birds, namun juga mendapatkan beberapa pelajaran lewat game ini.
"Ini merupakan pendekatan secara 360 derajat dalam dunia pendidikan, di mana game menjadi bagian dari pelajaran. Siswa bukan hanya duduk dan bermain saja," kata juru bicara Rovio, Sanna Lukander.
Adapun beberapa pelajaran yang akan dibawa lewat game ini seperti matematika, pelajaran bahasa, musik, dan seni. Selain itu, siswa juga diajak melakukan aktivitas fisik dan sosial.
Adapun beberapa pelajaran yang akan dibawa lewat game ini seperti matematika, pelajaran bahasa, musik, dan seni. Selain itu, siswa juga diajak melakukan aktivitas fisik dan sosial.