LTE Smart Car siap diluncurkan Telkomsel

Telkomsel siap meluncurkan layanan berinovatif ini agar dapat memberikan beragam akses pelayanan.

Rizka Fajar Yudhistira
Oleh Rizka Fajar Yudhistira - Reporter
LTE Smart Car siap diluncurkan Telkomsel
© Telkomsel

Smart Car merupakan salah satu penggunaan teknologi Long Term Evolution (LTE) dalam sebuah konektivitas. Telkomsel siap meluncurkan layanan berinovatif ini agar dapat memberikan beragam akses pelayanan.

Ricardo Indra, selaku Head of Corporate Communication Division Telkomsel di Medan, mengatakan pada Antara, Rabu (21/03), bahwa Smart Car adalah salah satu pengguna teknologi LTE yang sudah di uji coba secara langsung pada peresmian Research and Development Center ( R & D) di Bandung, 5 Desember 2011 lalu.

Smart Car adalah kendaraan teknologi LTE yang memiliki konektivitas dalam mengakses beragam konten dan aplikasi seperti location base services (LBS), vehicle monitoring, mobile TV, Telkomsel Application Store dan aplikasi bermanfaat lainnya berbasis LTE.

Dengan menggunakan mobile connection LTE, Smart Car diperkuat dengan internal connection berupa MiFi berkemampuan modem 4G, access point, serta GPS yang dapat dihubungkan melalui head unit, laptop, tablet, dan smartphone.

Mobile connection dengan jaringan LTE Telkomsel memungkinkan terjadinya kecepatan akses layanan data antar manusia maupun antar mesin (machine to machine), serta didesain agar tidak menimbulkan interfensi dengan pengguna selain yang ada di dalam kendaraan.

LTE merupakan arsitektur jaringan berbasis internet protocol, dengan tingkat keterlambatan yang rendah (low-latency) dan jaminan quality of service (QoS) yang menghadirkan kualitas pengalaman pada layanan data Telkomsel dengan kecepatan download 150 Mbps dan upload 50 Mbps. Operator telekomunikasi yang dapat memiliki bandwidth frekuensi sampai dengan 20 MHz bisa melayani akses ini.

Telkomsel akan terus meningkatkan performanya dalam jaringan teknologi terbaru ini, melihat pertumbuhan total data dan pelanggan Telkomsel yang diperkirakan akan meningkat 200 persen dari tahun sebelumnya dengan rata-rata konsumsi pengguna data per-subcribers akan meningkat lebih dari 140 persen. Ricardo menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan kecepatan akses dalam Teknologi LTE menjawab kebutuhan akan kecepatan koneksi internet mobile dengan kapasitas jaringan yang lebih tinggi.

Kecepatan akses pada jaringan Telkomsel secara otomatis juga akan mengoptimalkan layanan-layanan yang sudah ada seperti E-mail, internet browsing, dan MMS. Dia melanjutkan, teknologi LTE atau 4G telah banyak diterapkan di beberapa negara maju, baik dengan menggunakan spektrum baru, maupun menggunakan spektrum eksisting operator dengan cara mendaur ulang (refarming) spektrum yang sudah ada. 

Dukungan regulator untuk mendorong penerapan LTE di Indonesia dinilai sangat penting. Namun, penerapannya masih menunggu regulasi dan kesiapan operator. LTE yang sebelumnya sempat diperkirakan bakal meramaikan pasar persaingan boardband di Indonesia tahun 2011 masih tersendat, sehingga perangkat canggih LTE ini belum memasuki pasar di Indonesia.

Dewasa ini jaringan Telkomsel telah siap mengimplementasikan teknologi LTE dengan modernisasi jaringan "base station" yang mengadopsi teknologi "single radio access network"(RAN), akan tetapi kepastian regulasi yang mengatur mengenai teknologi LTE tersebut masih menunggu.

Rekomendasi