Melalui program edukasi Indonesia Fintech Youth Community (INFINITY), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari rangkaian Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025.
“Generasi muda adalah penggerak utama ekonomi digital. Mereka perlu diberi pemahaman yang kuat tentang cara mengelola keuangan, mengenali risiko penipuan digital, serta memanfaatkan teknologi finansial secara aman dan bertanggung jawab. Program INFINITY dirancang untuk menjawab kebutuhan itu,” ujar Firlie Ganinduto, Sekretaris Jenderal AFTECH dalam siaran persnya, Senin (1/12).
Bangka Belitung dipilih karena memiliki potensi ekonomi digital yang besar. Provinsi ini menempati peringkat kedua nasional dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, serta memiliki kekayaan budaya, kuliner, seni, dan kerajinan tangan yang dapat berkembang pesat melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Dengan potensi ekonomi digital yang luar biasa, Babel adalah wilayah strategis untuk memperluas pemahaman ekonomi digital. Kami ingin mendorong generasi mudanya agar mampu memanfaatkan potensi daerah melalui teknologi keuangan yang aman dan tepercaya,” kata Firlie.
Advertisement
Senada, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengungkapkan bahwa percepatan digitalisasi di Babel berjalan sangat kuat, tercermin dari lonjakan transaksi QRIS yang tumbuh 164,24% year-on-year pada triwulan III-2025.
“Hingga Oktober, volume transaksi telah mencapai 13.669.068 kali transaksi , didukung oleh capaian 225.041 pengguna QRIS. Tercatat 181.089 merchant telah terhubung dengan QRIS, didominasi oleh pelaku Usaha Mikro. Hal ini menegaskan bahwa penggunaan pembayaran digital sudahmenjadi lifestyle masyarakat Bangka Belitung,” ungkap Rommy.
Namun Rommy mengingatkan bahwa pesatnya akselerasi digital juga membawa risiko serius. Ancaman fintech ilegal, informasi menyesatkan, dan maraknya judi online masih menggerus ketahanan finansial masyarakat.
“Melalui inisiasi dan kolaborasi ini, kami berkeyakinan penuh bahwa setiap peserta yang hadir hari ini akan menjadi frontliner akselerasi keuangan digital,” tegas Rommy.