OVO
-
Wamenkomdigi Nezar Tinjau Program MBG Grab dan OVO Libatkan Teknologi AITeknologi AI digunakan untuk mengawal Program Makan Bergizi Gratis. Command Center pastikan distribusi aman, transparan, dan terukur.
-
Terungkap, Warteg hingga Warmindo Pilihan Utama Masyarakat saat SahurFenomena ini mencerminkan semakin banyaknya masyarakat yang memilih menyantap sahur di luar rumah atau membeli makanan siap santap pada dini hari.
-
Grab dan OVO Hadirkan MBG Sektor Swasta Berbasis TeknologiInisiatif ini menjadi contoh bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi secara terukur dan bertanggungjawab dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah.
-
OVO Nabung, Tabungan Gen Z yang Tawarkan Bunga 5 Persen Per TahunOVO dan Superbank menangkap peluang besar dengan meluncurkan OVO Nabung,
-
Tak Mau Buru-Buru IPO, Superbank Fokus Pengembangan Produk dan EkosistemSalah satu inovasi terbaru dari Superbank adalah integrasi dengan OVO.
-
Aplikasi ini Disebut Mudahkan Guru Pesan Makan Bergizi GratisGrab dan OVO telah melakukan uji coba program Makan Bergizi Gratis selama 90 hari.
-
Nasib OVO Setelah Superbank Masuk ke Aplikasi GrabKehadiran Superbank dan OVO di aplikasi Grab menambah layanan bagi para nasabah atau pelanggan.
-
News •OVO: Kami Patuh UU, Ada Oknum yang Salah Gunakan TransaksiSebagai bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberantas penyebaran pornografi di Indonesia, kata Andriani Ganeswari, pihaknya selalu menyampaikan laporan atas transaksi-transaksi uang elektronik mencurigakan kepada PPATK.
-
Dyah NK Makhijani, Mantan Asisten Gubernur BI Gabung ke OVOOVO, mengumumkan bergabungnya Dyah NK Makhijani ke dalam jajaran kepemimpinan OVO sebagai Presiden Komisaris PT Visionet Internasional (OVO).
-
Ekonomi •Jadi Wakil Ketua OJK, Mirza Adityaswara Mundur dari OVOPlatform pembayaran digital dan layanan keuangan OVO mengumumkan bahwa Mirza Adityaswara telah resmi mengundurkan diri sebagai Presiden Komisaris OVO. Keputusan itu diambil sehubungan dengan segera dilantiknya Mirza Adityaswara sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2022-2027.
-
OVO Invest Kantongi 1 Juta Lebih Investor Reksa DanaSetahun sejak pertama kali diluncurkan di awal tahun 2021 lalu, jumlah investor yang terdaftar di OVO Invest, layanan/fitur pembelian produk reksa dana yang terdapat di aplikasi OVO, kini mencapai lebih dari satu juta investor atau setidaknya 15 persen dari total jumlah investor reksa dana di Indonesia.
-
Ekonomi •Akselerasi Digital, Isi Ulang OVO Kini Bisa Lewat Aplikasi Ultra VoucherKementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat transaksi uang elektronik di Indonesia meningkat dari Rp2 triliun pada 2012 menjadi lebih dari 100 kali lipat atau Rp205 triliun pada 2020.
-
OVO Tambah Puluhan Ribu Titik Top Up Saldo melalui GrabMerchantOVO terus melebarkan sayap dengan menggaet banyak pihak dan mitra untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi keuangan, khususnya untuk pengisian ulang (top up) saldo.
-
Survei Ini sebut OVO Punya Pengalaman Pelanggan TertinggiMenurut survei tersebut, OVO berhasil menciptakan pengalaman perjalanan pelanggan yang positif, sehingga indeks pengalaman pelanggan OVO mencapai nilai tertinggi di kategori pembayaran digital.
-
OVO sebut Kini Hadir di Seluruh E-commerce IndonesiaHarumi Supit, Head of Corporate Communications OVO mengatakan di akhir 2021, OVO sudah hadir di platform e-commerce JD.ID dan Bukalapak. Dengan demikian, dompet digital ini telah terintegrasi di seluruh platform e-commerce unicorn, sekaligus juga 9 dari 10 platform e-commerce terbesar di Indonesia.
-
CEK FAKTA: OVO Tak Ada Kaitan dengan Akun Telegram "OVO Investasi Reksadana"Akun Telegram bernama "OVO INVESTASI REKSADANA" yang menawarkan investasi reksadana bukan akun resmi milik OVO. Akun Telegram resmi OVO hanya ada satu dengan nama: "Komunitas Tim OVO".
-
Ekonomi •OVO Tegaskan Tidak Punya Layanan Investasi ReksadanaOVO (PT Visionet Internasional) menegaskan bahwa OVO Investasi Reksadana yang tertera dalam Siaran Pers Satgas Waspada Investasi (SWI) pada 17 Februari 2022 adalah akun grup Telegram palsu. Akun itu tidak memiliki kaitan sama sekali dengan OVO sebagai penerbit uang elektronik yang memiliki izin resmi dari BI.
-
Hasil Riset sebut OVO E-money Paling Banyak DigunakanDi tengah melesatnya adopsi layanan digital, survei Fintech Report 2021: The Convergence of (Digital) Financial Services oleh Dailysocial.id mencatat OVO sebagai e-money yang paling banyak digunakan di Indonesia, mencapai hingga 58,9 persen pengguna.
-
OVO Mulai Terintegrasi dengan Google PlayOVO resmi terintegrasi dengan Google Play, platform digital terbesar yang tersedia di perangkat Android yang dapat digunakan untuk membeli beragam aplikasi. OVO kini dapat digunakan di Google Play sebagai metode pembayaran untuk mengakses berbagai aplikasi dan konten yang tersedia di Google Play.
-
Bareksa Raih Pendanaan Seri C dari Grab, Perkuat Sinergi Grab-Bareksa-OVOPerusahaan fintech nasional Bareksa, meraih pendanaan Seri C dari Grab. Pendanaan Seri C ini dirampungkan pada akhir bulan Oktober.