OVO Mulai Terintegrasi dengan Google Play

OVO resmi terintegrasi dengan Google Play, platform digital terbesar yang tersedia di perangkat Android yang dapat digunakan untuk membeli beragam aplikasi. OVO kini dapat digunakan di Google Play sebagai metode pembayaran untuk mengakses berbagai aplikasi dan konten yang tersedia di Google Play.

Rita
Oleh Rita - Reporter
OVO Mulai Terintegrasi dengan Google Play
Ilustrasi OVO. ©2020 Merdeka.com

OVO resmi terintegrasi dengan Google Play, platform digital terbesar yang tersedia di perangkat Android yang dapat digunakan untuk membeli beragam aplikasi. OVO kini dapat digunakan di Google Play sebagai metode pembayaran untuk mengakses berbagai aplikasi dan konten yang tersedia di Google Play.

Hadirnya OVO di Google Play ini didukung oleh jaringan Global Payment Network Raypd, sebagai perusahaan global payment gateway yang menghubungkan antara OVO dan Google Play, serta Doku sebagai payment gateway.

Kehadiran OVO di Google Play merupakan inisiatif untuk mengikuti dan menjawab pergeseran perilaku konsumen yang semakin digital, juga mendukung perkembangan industri game Indonesia sesuai arahan pemerintah.

Sejak tahun 2020, pemerintah telah menetapkan E-Sports atau bidang olahraga yang menggunakan game online sebagai bidang kompetitif sebagai cabang olahraga, bahkan telah dilaksanakan event turnamen E-Sport tingkat nasional oleh Kemenpora sebagai salah satu modal pembangunan bangsa Indonesia[1].

Harumi Supit, Head of Corporate Communication OVO mengatakan, kehadiran OVO di Google Play semakin mempertegas komitmen OVO dalam memberikan pembayaran digital yang dapat digunakan di mana saja, sekaligus memfasilitasi kalangan masyarakat unbanked termasuk gamers muda yang belum memiliki rekening bank, untuk melakukan pembelian atas layanan dan produk digital yang hadir di Google Play.

"Seperti diketahui saat ini masih ada sekitar 95 juta penduduk yang belum memiliki rekening bank. Dengan hadirnya OVO di ekosistem digital Google Play, diharapkan dapat memberikan kemudahan mengakses aplikasi atau konten berbayar di Android dan khususnya games yang sangat diminati," jelas Harumi dalam keterangan persnya, Selasa (21/12).

Pada tahap awal, baik OVO dan Google Play akan fokus pada aplikasi dan konten game yang banyak diminati oleh generasi muda.

"Hal ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna OVO, sejalan dengan meningkatnya tren perkembangan industri hiburan khususnya online game. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong perkembangan ekosistem digital dan mendukung upaya pemerintah dalam membangun industri game. Untuk itu, hadirnya OVO di Google Play, diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan pembelian voucher online game yang cenderung terjadi di penghujung tahun, yang digunakan untuk mengisi waktu luang selama di rumah," terang dia.

Rekomendasi