Banjir Jawa Tengah
-
News •BNPB Laporkan Jumlah Pengungsi Banjir Demak Terus Bertambah, Capai Ribuan JiwaBanjir Demak yang dipicu intensitas hujan tinggi dan luapan Sungai Tuntang menyebabkan ribuan warga mengungsi. Simak detail dampak dan penanganan daruratnya.
-
News •12 Desa di Grobogan Kembali Terendam Banjir, Warga Diminta WaspadaKabupaten Grobogan kembali dilanda Banjir Grobogan, menyebabkan 12 desa di empat kecamatan terendam air setelah hujan lebat. Bagaimana kondisi terkini dan imbauan BPBD terkait bencana ini?
-
News •Banjir di Pantura, Pakar: Kita Tak Bisa Cegah Hujan Ekstrem, Tapi Sangat Bisa Cegah Alih Fungsi LahanPemerintah sering menggunakan istilah krisis iklim sebagai pemicu utama untuk menghindari tanggung jawab atas kebijakan yang tidak mampu ditegakkan.
-
Ekonomi •Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Aman di Wilayah Terdampak Banjir Jawa TengahPertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menjamin pasokan BBM dan Elpiji banjir di Jepara, Kudus, dan Pati tetap aman. Simak strategi adaptasi distribusinya untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat!
-
News •Perintah Presiden Prabowo: BNPB Diminta Perkuat Respons Banjir Jawa Tengah di Kudus, Jepara, dan PatiPresiden Prabowo Subianto instruksikan BNPB untuk memperkuat respons banjir Jawa Tengah, khususnya di Kudus, Jepara, dan Pati, memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
-
News •Tahukah Anda? 38 Pompa Dikerahkan untuk Percepat Penanganan Banjir Semarang DemakPemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan 38 pompa raksasa untuk mempercepat Penanganan Banjir Semarang Demak. Simak strategi komprehensif yang diimplementasikan untuk mengatasi genangan air.
-
News •6 Daerah di Jateng Banjir, BPBD Evakuasi Warga: Harta Benda Ditinggal DuluBPBD Jateng bersama BPBD kabupaten kota juga menyediakan tempat pengungsian.
-
News •Ganjar Galakkan Pemulihan Lahan Kritis dengan Reboisasi Atasi Banjir di GroboganGanjar memaparkan, Pegunungan Kendeng Utara masih didominasi oleh tanaman jagung dan masih sangat sedikit ditanami pohon-pohon penyerap air dan penahan longsor.
-
News •Ini Cara Ganjar Atasi Keluhan Pengungsi Banjir Kudus yang Mulai Terserang ISPAGanjar mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di pengungsian.
-
News •Jangkau Area Terisolasi, Mensos Risma Pastikan Korban Banjir di Pati TertanganiMenteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung lokasi terisolir akibat bencana banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (6/1). Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir telah merendam Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sejak sepekan terakhir.
-
News •Jumlah Pengungsi Banjir di Kudus Bertambah Menjadi 1.076 JiwaMeningkatnya jumlah pengungsi juga menambah tempat pengungsian menjadi 12 lokasi. Di antaranya ada yang menempati gedung DPRD Kudus, tempat ibadah, balai desa, gedung PKK, SD, serta TPQ.
-
News •Sepekan Berlalu, Enam Kecamatan di Kabupaten Pati Masih Terendam BanjirBanjir terparah menggenangi Kecamatan Gabus dengan ketinggian 160 centimeter.
-
News •Cegah Banjir di Kudus-Pati, Ganjar Ajak Warga Hijaukan Gunung Muria dan KendengGanjar mengaku telah berkomunikasi dengan anggota Kagama yang menempati jabatan Direktorat Jenderal (Dirjen), pimpinan Perhutani, dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM untuk mendukung penghijauan di kedua lokasi tersebut.
-
News •Banjir di Pati Dipicu Kerusakan Hutan, Ini Kata Ganjar PranowoBanjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan hutan di Pegunungan Kendeng, sehingga tidak ada tanaman atau pohon yang menahan air. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan upaya reboisasi harus dilakukan untuk memperbaiki kawasan itu.
-
News •Ganjar Cek Pembangunan Embung di Kendal, Lahannya Hasil Hibah Warga KalibarengGanjar menjelaskan, waduk mini ini dapat menampung hujan dan mata air di atas embung yang sebelumnya kerap menjadi penyebab banjir dan persoalan-persoalan lain.
-
News •Air Banjir Tercampur Limbah Pabrik di Kudus Diklaim Tak BerbahayaPemkab Kudus belum mengetahui sumber penyebab pencemaran apakah disebabkan oleh limbah pabrik atau pencemaran akibat faktor lainnya.