Wanita Perlu Pertimbangkan Usia Sebelum Tunda Kehamilan

Senin, 24 Desember 2018 18:39 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Wanita Perlu Pertimbangkan Usia Sebelum Tunda Kehamilan Ilustrasi hamil. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Banyak pasangan suami-istri yang menunda untuk memiliki keturunan karena berbagai alasan. Penundaan ini sebenarnya bisa saja dilakukan, namun penting juga mempertimbangkan faktor usia dalam hal ini.

"Idealnya, wanita menghasilkan sel telur sebanyak 700 ribu seumur hidupnya. Jumlah ini tidak akan bertambah, melainkan berkurang hingga wanita mencapai masa menopause," kata Beeleoni, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, di Jakarta beberapa waktu lalu

Dalam satu bulan, sebanyak seribu sel akan terbuang sia-sia jika tidak dibuahi sperma. Sementara, wanita mengalami menopause di sekitar usia 50 tahun. Berbeda dengan sel telur, sperma dapat beregenerasi setiap tiga bulan sekali.

Kesempatan terbesar wanita untuk hamil ada pada 6 bulan pertama pernikahan, yakni sebesar 30 persen.

"Bagi wanita, time is ticking. Wanita usia 35 tahun ke atas harus lebih waspada. Menurunnya jumlah sel telur juga semakin dipercepat dengan rokok, alkohol dan kurangnya nutrisi," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada solusi untuk menambah jumlah sel telur. Satu-satunya cara menunda kehamilan paling aman adalah dengan preservasi atau pembekuan sel telur.

Sel telur akan disimpan dan dibekukan di dalam ruangan bersuhu rendah. Wanita yang belum ingin hamil dapat membekukan sel telurnya terlebih dahulu untuk digunakan di kemudian hari.

Jika pada suatu saat nanti wanita mengalami masalah reproduksi, ia tidak perlu khawatir karena telah memiliki cadangan sel telur yang masih sehat. Harga program preservasi sel telur dibanderol seharga Rp5 juta untuk biaya awal. Kemudian, ada biaya tambahan sebesar Rp2 juta per 3 bulan.

Reporter: Annisa Mutiara Asharini
Sumber: Dream.co.id [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini