Suka Makan Jeroan? Ini Manfaat dan Risiko yang Mengintai

Di balik kontroversi jeroan, terutama hati, memiliki manfaat kesehatan yang cukup signifikan yang sayang untuk dilewatkan.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Suka Makan Jeroan? Ini Manfaat dan Risiko yang Mengintai
Suka Makan Jeroan? Ini Manfaat dan Risiko yang Mengintai (Merdeka.com)

Di tengah kepopuleran tren makan sehat dan gaya hidup hijau, konsep makan jeroan seringkali mendapat reaksi kurang menyenangkan dari sebagian orang.

Namun, di balik kontroversi ini, jeroan, terutama hati, memiliki manfaat kesehatan yang cukup signifikan yang sayang untuk dilewatkan.

Namun, di balik kontroversi ini, jeroan, terutama hati, memiliki manfaat kesehatan yang cukup signifikan yang sayang untuk dilewatkan.
Dok. Istimewa

Jeroan: Multivitamin Alami yang Terabaikan

Di alam liar, binatang karnivora cenderung mengonsumsi jeroan, khususnya hati dan ginjal, terlebih dahulu setelah membunuh mangsanya.

Alasannya tersembunyi: jeroan, khususnya hati, adalah sumber nutrisi kaya seperti vitamin B, zat besi, fosfor, tembaga, dan magnesium.

Tak hanya itu, hati juga diperkaya dengan vitamin larut lemak yang penting: A, D, E, dan K.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berbeda dengan daging olahan yang seringkali dicampur dengan berbagai bahan tambahan, jeroan memberikan kepastian tentang kualitas dan sumber nutrisi yang dikonsumsi. Berikut risiko dan manfaat yang dirasakan saat mengonsumsi jeroan sapi dan ayam.

1. Ati Ayam: Manfaat dan Risiko

1. Ati Ayam: Manfaat dan Risiko
Dok. Istimewa

Manfaat Ati Ayam

Ati ayam adalah pilihan yang cerdas untuk meningkatkan asupan nutrisi harian. Satu ons ati ayam mengandung 45 kalori, 7 gram protein, dan diperkaya dengan vitamin A, B-12, serta asam folat.

Vitamin A mendukung daya penglihatan dan kesehatan kulit, sedangkan vitamin B-12 memainkan peran vital dalam energi, fungsi mental, dan mencegah anemia.

Risiko Makan Ati Ayam

Meskipun kaya nutrisi, ati ayam juga mengandung 180 mg kolesterol dalam satu porsi.

Porsi dan penanganan dalam proses memasak perlu diperhatikan, terutama bagi ibu hamil dan lansia.

2. Ampela Ayam: Kelebihan dan Risikonya

2. Ampela Ayam: Kelebihan dan Risikonya
Dok. Istimewa

Kelebihan Ampela Ayam

Ampela ayam, dengan 30,39 gram protein per 100 gram, merupakan sumber protein yang kaya.

Selain itu, mengandung zat besi, zinc, niacin, riboflavin, dan vitamin B-12, mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, pembentukan sel darah, dan kesehatan kulit.

Risiko Makan Ampela Ayam

Dalam porsi yang sama, ampela ayam mengandung 370 mg kolesterol, melebihi batas harian yang direkomendasikan.

Penting bagi orang dengan riwayat penyakit jantung untuk membatasi konsumsi ampela ayam.

3. Uritan: Kandungan dan Manfaatnya

3. Uritan: Kandungan dan Manfaatnya
Dok. Istimewa

Manfaat Makan Uritan

Uritan, sejenis jeroan ayam, mengandung vitamin A, B12, protein, zat besi, mineral, seng, lemak, dan kolesterol.

Dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh dan pembentukan sel darah putih adalah beberapa manfaatnya.

Risiko Makan Uritan

Meski kaya nutrisi, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kadar kolesterol tinggi, hemokromatosis, dan obesitas.

Pengaturan asupan perlu diperhatikan untuk menghindari gangguan kesehatan.

4. Jantung Ayam: Protein Rendah Lemak

4. Jantung Ayam: Protein Rendah Lemak
Dok. Istimewa

Manfaat Jantung Ayam

Jantung ayam ternyata merupakan sumber protein hewani yang rendah lemak. Selain itu, jantung ayam juga mengandung vitamin B12, selenium, zat besi, kolin, kolagen dan asam amino.

Kalori jantung ayam juga relatif rendah dibanding jenis daging lainnya, sehingga bisa jadi alternatif untuk mengontrol asupan kalori saat diet.

Risiko Konsumsi Jantung Ayam

Meski rendah lemak, jantung ayam memiliki kadar kolesterol dan putin yang cukup tinggi.

Sehingga penderita kolesterol dan asam urat disarankan untuk membatasi konsumsi makanan ini.

5. Usus dan Babat Sapi: Nutrisi dan Kewaspadaan

5. Usus dan Babat Sapi: Nutrisi dan Kewaspadaan
Dok. Istimewa

Kelebihan Usus Sapi

Usus sapi kaya akan zinc, fosfor, vitamin B-12, dan protein. Nutrisi ini mendukung sistem kekebalan, metabolisme, dan kesehatan tulang-gigi.

Kelebihan Usus Sapi<br><br>Usus sapi kaya akan zinc, fosfor, vitamin B-12, dan protein. Nutrisi ini mendukung sistem kekebalan, metabolisme, dan kesehatan tulang-gigi.
Dok. Istimewa

Risiko Makan Usus Sapi

Tetapi, dalam porsi yang sama, usus sapi mengandung 138 mg kolesterol, melebihi batas harian yang direkomendasikan. Pengendalian konsumsi diperlukan, terutama bagi orang dewasa dengan risiko penyakit jantung.

5. Hati Sapi: Kaya Nutrisi dengan Risiko Tertentu

5. Hati Sapi: Kaya Nutrisi dengan Risiko Tertentu
Dok. Istimewa

Kelebihan Hati Sapi

Hati sapi mengandung vitamin B-12, tembaga, dan vitamin A yang mendukung kesehatan sistem saraf, pembentukan sel darah putih, dan kekebalan tubuh.

Risiko Makan Hati Sapi

Namun, hati sapi dapat mengandung sisa pestisida dan kolesterol tinggi.

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penumpukan tembaga dan vitamin A, dengan potensi keracunan.

6. Otak Sapi: Nutrisi Tinggi dengan Risiko Serius

6. Otak Sapi: Nutrisi Tinggi dengan Risiko Serius
© 2023 merdeka.com

Kelebihan Otak Sapi

Otak sapi menyajikan protein, asam lemak omega-3, selenium, tembaga, dan vitamin B-12, mendukung otot, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan saraf.

Risiko Makan Otak Sapi

Tetapi, kandungan kolesterol yang tinggi dan risiko terkontaminasi penyakit serius seperti "sapi gila" memerlukan kewaspadaan ekstra.

Batasi konsumsi dan pastikan pengolahan matang untuk menghindari risiko kesehatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun jeroan menyajikan manfaat nutrisi yang berlimpah, kontrol konsumsi dan pengolahan yang tepat menjadi kunci untuk menghindari risiko kesehatan yang mungkin timbul. 

Pemahaman menyeluruh tentang manfaat dan risiko makan jeroan dapat membantu membuat keputusan yang bijak dalam memasukkan variasi makanan ini ke dalam pola makan sehat Anda.

Pemahaman menyeluruh tentang manfaat dan risiko makan jeroan dapat membantu membuat keputusan yang bijak dalam memasukkan variasi makanan ini ke dalam pola makan sehat Anda.
© 2023 merdeka.com
Rekomendasi