Dalam keseharian, merasa pegal mungkin jadi sesuatu yang lumrah terjadi. Tubuh dapat terasa pegal karena berbagai alasan. Pegal-pegal juga dapat terjadi sebagai akibat dari kelelahan fisik dan mental.
Selain itu, kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi juga dapat membuat tubuh terasa pegal. Ketegangan otot akibat aktivitas berlebihan, postur tubuh yang buruk, dan reaksi tubuh terhadap peradangan juga dapat menyebabkan sensasi pegal-pegal.
Advertisement
Beda Pegal Biasa dan Pegal Linu
Pegal biasa adalah kondisi di mana tubuh terasa kaku dan nyeri, seringkali disebabkan oleh aktivitas fisik berlebihan, posisi tidur yang tidak nyaman, atau gaya hidup yang tidak sehat.
Sementara itu, pegal linu adalah reaksi tubuh di mana tubuh terasa kaku, nyeri, dan tidak nyaman pada persendian dan otot.
Pegal linu dapat terjadi akibat kekakuan otot yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurang tidur, stres, terlalu banyak mengetik, atau menulis terlalu cepat.
Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa pegal linu tidak selalu berpengaruh pada aktivitas harian dan dapat terjadi akibat berbagai faktor lainnya, sementara pegal biasa umumnya terjadi akibat aktivitas fisik berlebihan atau posisi tidur yang tidak nyaman.
Advertisement
Penyebab Pegal-Pegal
Aktivitas BerlebihanMelakukan aktivitas fisik yang berlebihan atau olahraga intens dapat menyebabkan otot terasa pegal dan lelah.
Posisi Tidur yang Salah
Posisi tidur yang tidak nyaman atau salah juga dapat menjadi penyebab pegal-pegal saat bangun tidur.
Cedera dan Olahraga
Cedera saat berolahraga atau terjatuh juga dapat menyebabkan pegal dan nyeri otot di area tubuh yang mengalami benturan. Gaya Hidup Tidak Sehat
Gaya hidup yang tidak sehat, konsumsi obat-obatan, dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi tubuh menjadi mudah terasa pegal.
Stres dan Gangguan Psikologis
Gangguan psikologis seperti stres dan depresi juga dapat menjadi penyebab badan terasa pegal dan lemas.
Infeksi dan Penyakit
Infeksi, flu, anemia, dan penyakit tertentu seperti osteoarthritis, rematik, dan penyakit lainnya juga dapat menyebabkan tubuh terasa pegal-pegal.
Advertisement
Penyebab Pegal Linu
Infeksi Virus atau BakteriInfeksi virus atau bakteri seperti flu atau demam biasa dapat memicu reaksi inflamasi yang menyebabkan otot terasa sakit. Inflamasi ini bertujuan mematikan virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi, namun efek sampingnya adalah tubuh akan terasa pegal linu.
Keseleo atau Cedera Otot
Cedera otot yang menyerang tendon atau ligamen, serta keseleo, dapat menjadi penyebab pegal linu. Postur Tubuh yang Buruk
Postur tubuh yang buruk saat duduk atau berdiri juga dapat menjadi penyebab badan sering pegal-pegal.
Kurang Tidur dan Stres
Kurang tidur, stres, terlalu banyak mengetik, atau menulis terlalu cepat juga dapat menjadi penyebab pegal linu.
Gaya Hidup Tidak Sehat
Mengangkat beban yang terlalu berat, kelelahan, dan gaya hidup tidak sehat juga dapat menjadi penyebab munculnya pegal dan nyeri otot.
Advertisement
Cara Mengatasi Pegal-Pegal
IstirahatBanyak istirahat dapat membantu meredakan pegal-pegal yang disebabkan oleh aktivitas berlebihan atau kelelahan.
Pijat
Pijat dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meredakan pegal-pegal.
Mandi Air Hangat
Mandi air hangat dapat membantu meredakan pegal-pegal dengan mengurangi ketegangan otot.
Kompres Panas atau Dingin
Menggunakan kompres panas atau dingin pada area yang terasa pegal juga dapat membantu meredakan ketegangan otot.
Peregangan
Melakukan peregangan dapat membantu melancarkan peredaran darah pada otot dan tendon yang kaku sehingga dapat mengatasi pegal-pegal.
Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa pegal dan nyeri otot.
Olahraga Rutin
Melakukan olahraga rutin, seperti berjalan santai atau yoga, dapat membantu melatih otot dan sendi untuk mengurangi pegal linu pada lansia.