Perbandingan Angina Pectoris, GERD, dan Serangan Jantung, Ini Gejala dan Perbedaan Pengobatan

Ternyata nyeri dada tak selamanya serangan jantung, bisa jadi ternyata Anda terkena angina pectoris atau bahkan GERD. Ini perbedaanya ketiganya.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Perbandingan Angina Pectoris, GERD, dan Serangan Jantung, Ini Gejala dan Perbedaan Pengobatan
Perbandingan Angina Pectoris, GERD, dan Serangan Jantung, Ini Gejala dan Perbedaan Pengobatan (Merdeka.com)

Mungkin kamu pernah merasakan gejala seperti dada terasa sesak, keringat dingin, pusing, dan lemas. Awalnya, mungkin terpikir bahwa itu adalah serangan jantung, padahal bisa jadi merupakan gejala angina pectoris atau penyakit asam lambung (GERD). Berikut perbedaan ketiganya.

Angina Pectoris dan Serangan Jantung: Beda Nyeri, Beda Penyebab

Angina Pectoris dan Serangan Jantung: Beda Nyeri, Beda Penyebab
Dok. Istimewa

Nyeri yang Berbeda

Nyeri yang Berbeda
Dok. Istimewa

Angina pectoris dan serangan jantung dapat dibedakan melalui sensasi nyerinya. Nyeri akibat angina pectoris terasa seperti ditekan atau diremas, bahkan bisa menjalar hingga ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung. Di sisi lain, serangan jantung dapat menimbulkan nyeri dada ringan, bahkan tidak selalu terjadi pada semua orang.

Penyebab yang Berbeda

Penyebab yang Berbeda
Dok. Istimewa

Penyebab nyeri dada pada angina pectoris adalah kurangnya pasokan darah ke otot jantung akibat penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah.

Sedangkan serangan jantung terjadi karena pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung tersumbat oleh plak kolesterol, mengurangi pasokan oksigen ke otot jantung.

Pengobatan: Langkah-Langkah yang Berbeda

Pengobatan: Langkah-Langkah yang Berbeda
Dok. Istimewa

Penanganan Angina Pectoris

Jika mengalami angina pectoris, segera temui dokter jantung untuk mencari penyebabnya.

Paling umum, angina pectoris disebabkan oleh penyakit jantung koroner, dan pengobatannya melibatkan resep obat-obatan untuk meningkatkan aliran darah ke jantung.

Dalam beberapa kasus, tindakan khusus seperti pemasangan ring jantung atau operasi bypass mungkin diperlukan.

Penanganan Serangan Jantung

Serangan jantung dianggap sebagai kondisi darurat yang memerlukan pertolongan cepat.

Aspirin dapat diberikan untuk membantu mengencerkan darah sebelum mencari bantuan medis profesional.

Setelah itu, dokter mungkin meresepkan obat-obatan atau bahkan melakukan prosedur operasi untuk mengembalikan aliran darah ke jantung.

Angina vs. Serangan Jantung: Gejala yang Berbeda pada Wanita

Angina vs. Serangan Jantung: Gejala yang Berbeda pada Wanita
Dok. Istimewa

Wanita dan pria dapat mengalami gejala yang berbeda saat mengalami angina atau serangan jantung.

Wanita dan pria dapat mengalami gejala yang berbeda saat mengalami angina atau serangan jantung.
Dok. Istimewa

Wanita cenderung mengembangkan penyakit jantung di arteri kecil, yang dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, kebingungan, muntah, nyeri rahang, dan ketidaknyamanan dada yang samar. Gejala yang tidak khas ini dapat menjadi tanda serangan jantung pada wanita.

GERD: Ketika Nyeri Dada Bukan Serangan Jantung

GERD: Ketika Nyeri Dada Bukan Serangan Jantung
Dok. Istimewa

Perbedaan Nyata dengan Serangan Jantung

Perbedaan Nyata dengan Serangan Jantung
Dok. Istimewa

Nyeri dada akibat GERD memang mirip dengan serangan jantung, tetapi ada perbedaan kunci. Pada GERD, nyeri dada disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan, bukan karena masalah pada jantung. Ini sering kali membuat orang keliru, karena kerongkongan dan jantung berdekatan.

Ciri Khas Nyeri Dada GERD

Nyeri dada akibat GERD dapat disertai dengan sensasi rasa pahit di lidah, dan perut terasa kembung atau begah.

Sementara itu, nyeri dada akibat serangan jantung memiliki karakteristik yang berbeda, seperti tekanan, rasa sakit, dan gejala tambahan seperti mual, sesak napas, dan keringat dingin.

Perbedaan Nyeri Dada GERD dan Serangan Jantung

Perbedaan Nyeri Dada GERD dan Serangan Jantung
Dok. Istimewa

1. Waktu dan Aktivitas

Nyeri dada GERD umumnya memburuk setelah makan, berbaring, atau berubah posisi, sementara nyeri dada serangan jantung tidak terkait dengan aktivitas tersebut.

2. Respons terhadap Obat

Nyeri dada GERD dapat mereda dengan minum obat penurun asam lambung, sedangkan nyeri dada serangan jantung tidak akan merespons obat tersebut.

3. Gejala Tambahan

GERD bisa disertai dengan gejala perut kembung, yang tidak terjadi pada serangan jantung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun nyeri dada akibat GERD dan angina pectoris terkadang bisa mirip dengan gejala serangan jantung, perbedaan mendasar dalam sensasi nyeri, penyebab, dan respons terhadap pengobatan membantu membedakan ketiganya. Penting untuk menyadari perbedaan ini agar dapat mengambil langkah yang tepat saat menghadapi gejala nyeri dada.

Jika kamu mengalami gejala yang mencurigakan, segera cari bantuan medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Ingatlah, keamanan selalu menjadi prioritas utama.

Jika kamu mengalami gejala yang mencurigakan, segera cari bantuan medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Ingatlah, keamanan selalu menjadi prioritas utama.
Dok. Istimewa
Rekomendasi