Ditemukan oleh penelitian dari Universitas Iowa, bakteri salmonella dapat menyebar pada telur dari unggas, apalagi jika telur tidak bersih
Maka dari itu, menjaga kebersihan telur menjadi hal yang krusial, meskipun masih ada banyak orang yang keliru dengan mencucinya.
Padahal, mencuci telur justru dapat meningkatkan risiko paparan bakteri salmonella.
Salah satu akun Instagram dengan nama @kireisuru telah membagikan tutorial tentang membersihkan telur secara tepat.
Berikut caranya yang dirangkum pada Senin (25/03/2024).
Advertisement
Siapkan Telur yang Ingin Dibersihkan
Advertisement
Perhatikan tanda-tanda telur yang tidak bersih
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan telur yang akan dibersihkan.
Sebelum membeli, sebaiknya periksa dan pilih telur yang bebas dari kotoran, bintik, atau noda pada kulitnya.
Selain itu, telur yang berkualitas juga memiliki warna kecoklatan..
Advertisement
Ambil Lap yang Sedikit Basah
Advertisement
Jangan sampai lap jadi terlalu basah
Gunakan kain pembersih yang kurang sering dipakai untuk membersihkan telur, setelah itu basahi secukupnya.
Penting untuk tidak membuat kain terlalu basah karena tindakan tersebut akan berdampak serupa dengan mencuci atau membilas telur menggunakan air
Advertisement
Lap Telur secara Perlahan
Advertisement
Jangan lap terlalu kencang
Dengan mengelap telur secara perlahan satu per satu, kita dapat mencegah terjadinya keretakan atau pecahnya telur dengan gerakan yang lembut.
Tindakan ini menjaga perlindungan alami cangkang telur dan mengurangi risiko penetrasi bakteri. Nutrisi dalam telur juga akan tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara maksimal
Advertisement
Simpan di Kulkas
Advertisement
Telur dapat awet sampai 3 minggu di dalam kulkas
Deana Jones, seorang ahli unggas, dalam penelitiannya menemukan bahwa telur yang disimpan selama 15 minggu di dalam kulkas memiliki keadaan yang lebih segar dibandingkan dengan telur yang disimpan pada suhu ruangan.
Sehingga, agar terhindar dari paparan bakteri dari lingkungan sekitar, disarankan untuk menyimpan telur dalam kulkas meskipun sudah dibersihkan.
Advertisement
Bolehkah Telur Dicuci Sebelum Disimpan?
Saat membeli telur, seringkali kita menemui telur yang kotor atau masih ada kotoran pada kulitnya, menyebabkan banyak orang mencuci telur sebelum digunakan.
Namun, sebaiknya praktik tersebut dihindari karena telur segar sebaiknya tidak dicuci atau dibersihkan selama penyimpanannya.
Advertisement
Bagaimana Cara Membersihkan Kulit Telur?
Telur dapat dibersihkan menggunakan kain atau spons pembersih yang biasa digunakan untuk mencuci peralatan dapur.
Anda dapat mengusapnya dengan gerakan melingkar, namun hindari tekanan berlebih agar tidak merusak lapisan telur.
Jika perlu, basahi kain atau spons dengan air hangat, tetapi jangan sampai terlalu panas.
Advertisement
Bagaimana Cara Menyimpan Telur yang Baik?
Karenanya, tempat yang paling efisien untuk menyimpan telur adalah di rak tengah atau belakang kulkas, terutama di dalam chiller.
Suhu di rak-rak tersebut biasanya lebih dingin dan stabil. Dengan menyimpan telur di tempat seperti itu, telur akan tetap segar dan tahan lama.
Advertisement
Apakah Kulit Telur Mudah Terurai?
Dilihat dari komponennya, cangkang telur masuk dalam kategori limbah organik, yaitu sisa-sisa bahan organik yang berasal dari makhluk hidup dan cenderung mudah membusuk atau terurai.
Advertisement
Telur Sebaiknya Disimpan pada Suhu Berapa?
Menurut pedoman yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI 3926:2008), telur dapat disimpan pada rentang suhu 4-7°C selama periode hingga 30 hari, sementara jika disimpan pada suhu ruangan, masa simpannya akan berkurang menjadi 14 hari.
Penelitian yang dilakukan oleh Suradi pada tahun 2006 menunjukkan bahwa suhu optimal untuk menyimpan telur adalah pada kisaran suhu refrigerator, yaitu antara 5-10°C.