Apakah Makan Seafood Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Begini Faktanya

Pandangan bahwa seafood dapat meningkatkan kolesterol, faktanya cukup kompleks dan tergantung pada jenis, jumlah, dan cara mengolahnya.

Rizka Nur Laily Muallifa
Apakah Makan Seafood Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Begini Faktanya
Tom Yum Seafood, sup Thailand pedas klasik favorit semua orang (Freepik/jcomp) (© 2025 Liputan6.com)

Apakah konsumsi seafood dapat meningkatkan kadar kolesterol? Pertanyaan ini sering kali menimbulkan perdebatan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Namun, jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebenarnya, hubungan antara konsumsi seafood dan kadar kolesterol dalam darah cukup rumit dan perlu dipahami secara mendalam.

Banyak orang berpendapat bahwa seafood memiliki kandungan kolesterol yang tinggi sehingga sebaiknya dihindari. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya akurat. Kandungan kolesterol dalam seafood bervariasi, tergantung pada jenisnya. Beberapa jenis seafood seperti udang, cumi-cumi, dan kepiting memang memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan seperti salmon, tuna, atau halibut.

Di sisi lain, banyak jenis seafood yang kaya akan asam lemak omega-3, yang memiliki manfaat positif bagi kesehatan jantung. Asam lemak tersebut dapat berperan dalam menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Oleh karena itu, apabila dikonsumsi dengan bijak, seafood dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Cara Pengolahan Berperan Penting

Selain faktor jenis seafood, cara pengolahan juga memainkan peranan penting dalam menentukan kadar kolesterol dan lemak jenuh yang terdapat dalam makanan.

Menggunakan banyak minyak saat menggoreng seafood dapat menyebabkan peningkatan kadar lemak jenuh dan lemak trans, yang berkontribusi pada peningkatan kolesterol jahat (LDL). Oleh karena itu, disarankan untuk memilih metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau mengukus.

Pemilihan jenis minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun, juga dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap kadar kolesterol dalam tubuh. Jika Anda ingin mengurangi rasa amis pada seafood, menambahkan perasan jeruk lemon bisa menjadi solusi yang efektif. Selain memberikan rasa segar, jeruk lemon juga kaya akan vitamin C yang bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat.

Jumlah Konsumsi Harus Diperhatikan

Walaupun seafood dikenal sebagai makanan yang rendah kolesterol, sangat penting untuk tetap memperhatikan seberapa banyak kita mengonsumsinya. Mengonsumsi seafood dalam jumlah berlebihan, meskipun berasal dari jenis yang rendah kolesterol, dapat menyebabkan asupan kolesterol harian melebihi batas yang disarankan.

Menurut American Heart Association, asupan kolesterol harian sebaiknya dibatasi sekitar 200-300 mg saja. Oleh karena itu, jika ingin menjaga kadar kolesterol dalam tubuh tetap normal, sebaiknya kita membatasi konsumsi seafood yang kita makan.

Pertimbangkan Kondisi Kesehatan Pribadi

Bagi individu yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau penyakit jantung, sangat penting untuk lebih berhati-hati saat mengonsumsi makanan laut, terutama yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat dianjurkan untuk menentukan jumlah dan jenis seafood yang aman dikonsumsi sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Aspek yang lebih penting adalah memilih seafood yang rendah kolesterol, serta mengolahnya dengan metode yang sehat. Selain itu, mengonsumsinya dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan gaya hidup yang aktif juga sangat dianjurkan. Selain faktor makanan, hal-hal lain seperti genetika, gaya hidup, dan pola makan secara keseluruhan memiliki peranan yang signifikan dalam pengendalian kadar kolesterol dalam darah.

Makanan Pendamping yang Menurunkan Kolesterol

Benarkah Makan Seafood Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ketahui Faktanya
Tom Yum Seafood, sup Thailand pedas klasik favorit semua orang (Freepik/jcomp) © 2025 Liputan6.com

Ketika menikmati hidangan seafood, penting untuk menambahkan makanan yang dapat mendukung penurunan kadar kolesterol. Sebagai pilihan yang sangat baik, sayuran hijau, buah-buahan, serta makanan yang kaya serat seperti tahu dan tempe dapat dijadikan pendamping. Serat membantu mengikat asam empedu dan mencegah penyerapan kolesterol lebih lanjut dalam tubuh.

Selain itu, rempah-rempah seperti bawang putih juga diketahui memiliki kemampuan menurunkan kolesterol jahat dalam darah, menjadikannya tambahan yang sempurna untuk berbagai hidangan seafood.

People Also Ask

Apakah seafood menyebabkan kolesterol tinggi

Seafood memang mengandung kolesterol, namun tidak semua jenis seafood menyebabkan kolesterol tinggi. Penting untuk mengontrol porsi dan cara pengolahan agar tetap sehat.

Jenis seafood mana yang harus dihindari bagi penderita kolesterol tinggi? 

Penderita kolesterol tinggi disarankan untuk membatasi konsumsi udang, cumi-cumi, dan lobster karena kandungan kolesterolnya yang lebih tinggi. Kerang juga sebaiknya dikonsumsi dengan porsi terbatas.

Bagaimana cara mengolah seafood yang sehat? 

Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya seafood dimasak dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus. Hindari menggoreng dengan banyak minyak atau menggunakan santan berlebihan.

Rekomendasi