Mencegah Penyebaran Virus HMPV, Pentingnya Berkumur dan Perawatan Kebersihan

Membilas mulut dengan air bersih setelah berada di kerumunan dapat membantu mencegah penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV).

Tim Health
Oleh Tim Health - Reporter
Mencegah Penyebaran Virus HMPV, Pentingnya Berkumur dan Perawatan Kebersihan
Minum air hangat pagi diklaim efektif atasi dan menurunkan kolesterol. Apakah ini benar? Baca fakta menariknya di sini! (Ilustrasi by AI) (© 2025 Liputan6.com)

Dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi, Irandi Putra Pratomo, menjelaskan bahwa berkumur dengan air bersih setelah berada di kerumunan dapat membantu mencegah penularan virus Human Metapneumovirus (HMPV). Ia menekankan bahwa berkumur tidak perlu menggunakan cairan antiseptik, cukup dengan air bersih, dan bisa ditambahkan garam untuk efek antiseptik alami.

Hal ini dianggap bermanfaat dalam mengurangi risiko infeksi, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan. Pencegahan HMPV tidak jauh berbeda dengan langkah-langkah pencegahan COVID-19, seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan beristirahat di rumah saat sakit.

Irandi juga mengingatkan untuk tetap menjaga kebersihan secara rutin guna mengurangi penularan virus. Meskipun HMPV tidak seberbahaya COVID-19, langkah-langkah sederhana ini tetap penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, simak ulasan lengkapnya seperti yang dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Jum'at(17/1/2025).

Tetap Waspada tanpa Merasa Panik

Walaupun hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari WHO atau lembaga kesehatan lain terkait kebijakan khusus seperti karantina, Irandi tetap menganjurkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak terjebak dalam kepanikan yang berlebihan terkait HMPV.

Penting untuk memberikan perhatian lebih kepada kelompok yang rentan, seperti anak-anak di bawah usia 10 tahun, orang tua, dan individu yang memiliki penyakit penyerta.

Sistem kekebalan anak-anak yang masih berkembang membuat mereka lebih rentan, sementara orang lanjut usia mengalami penurunan daya tahan tubuh (immunosenescence), terutama jika mereka memiliki kondisi seperti diabetes, penyakit jantung, atau pernah menjalani transplantasi.

"Lansia dengan penyakit seperti gagal jantung, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), atau riwayat transplantasi lebih rentan mengalami gejala berat akibat HMPV," jelasnya.

Gaya Hidup Sehat untuk Meningkatkan Sistem Imun

Dr. Irandi memberikan saran kepada masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, serta memastikan waktu tidur yang cukup.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana namun efektif ini, masyarakat dapat melindungi diri dari penularan virus HMPV tanpa harus merasa khawatir secara berlebihan.

Virus HMPV (Human Metapneumovirus)

Human Metapneumovirus (HMPV) bukanlah virus yang baru ditemukan. Virus ini adalah patogen pernapasan yang pertama kali dikenali pada tahun 2001 dan memiliki kesamaan dengan Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Penularan HMPV terjadi melalui droplet, seperti saat seseorang bersin, batuk, atau berbicara. Individu yang terinfeksi HMPV umumnya menunjukkan gejala yang mirip dengan infeksi virus lainnya, yang sering disebut sebagai sindrom flu.

Gejala tersebut antara lain: batuk, demam, hidung tersumbat, serta sedikit sesak napas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi ini dapat berkembang menjadi bronkitis atau pneumonia.

Rekomendasi