Apakah ada Risiko Penyakit Lain yang Mungkin Muncul pada Penderita Vitiligo?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, Dian Pratiwi, mengungkapkan bahwa vitiligo bukanlah kondisi yang membahayakan, tidak mengancam jiwa, tidak menyebabkan kematian dan tidak menular.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Apakah ada Risiko Penyakit Lain yang Mungkin Muncul pada Penderita Vitiligo?
Winnie Harlow. ©AFP PHOTO/JOSHUA LOTT

Salah satu penyakit kulit yang mungkin dialami seseorang adalah vitiligo. Masalah kesehatan ini ditandai dengan bercak putih susu di salah satu area atau sebagian tubuh. Selain dari bercak yang muncul ini, apakah terdapat risiko kesehatan lain yang mungkin muncul?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, Dian Pratiwi, mengungkapkan bahwa vitiligo bukanlah kondisi yang membahayakan, tidak mengancam jiwa, tidak menyebabkan kematian dan tidak menular. Namun, ada kemungkinan seseorang yang terkena vitiligo ditemukan penyakit autoimun lain.

"Jadi, kalau kena vitiligo ada baiknya skrining penyakit lain. Apakah tiroid bermasalah, adakah diabetes tipe 1, anemia atau kondisi lain," kata Dian.

Jika ditemukan penyakit harus segera diobati. Namun, bukan berarti orang dengan vitiligo juga ada penyakit lain.

"Tidak selalu, artinya kadang-kadang vitiligo berdiri sendiri," kata wanita berkaca mata ini.

Risiko Terkena Kanker Kulit Lebih Tinggi

Pada sebagian orang vitiligo kemungkinan terkena kanker kulit lebih tinggi. Risiko ini terjadi pada orang yang vitiligonya ada di area terbuka seperti wajah dan tangan serta mengharuskan dia bekerja di bawah sinar matahari dalam jangka waktu lama.

"Pada kondisi seperti itu, risiko terkena kanker kulit bisa lebih meningkat," kata Dian.

Pada orang vitiligo, kanker kulit yang kerap ditemukan seperti karsinoma dan melanoma.

Vitiligo terjadi karena sel-sel pembentuk melanin berhenti berfungsi memproduksi melanin sehingga berwarna putih susu. Orang yang tidak memiliki melanin kulitnya jadi lebih mudah terbakar serta terkena efek buruk sinar matahari. Itu sebabnya pasien vitiligo disarankan menggunakan tabir surya saat siang hari.

Rentan Sebabkan Depresi

Faktor psikis bisa memengaruhi orang dengan vitiligo. Hal ini rentan terjadi pada orang yang pekerjaan sehari-hari bertemu dengan banyak orang.

"Depresi ini yang ditakutkan ya karena orang yang vitiligo lebih mungkin 5 kali terkena depresi dibanding yang tidak vitiligo," kata Dian.

"Jadi, kami biasanya menerangkan soal efek psikologis ini ke pasien vitiligo," tambahnya.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumbet: Liputan6.com

Rekomendasi