Hari kanker sedunia: 4 fakta sejarah tentang usaha melawan kanker

Hari kanker sedunia 2016, usaha melawan kanker telah dilakukan sejak masa Yunani kuno. Ungkap faktanya di sini!

Siti Rutmawati
Oleh Siti Rutmawati - Reporter
Hari kanker sedunia: 4 fakta sejarah tentang usaha melawan kanker
ilustrasi medis. ©2016 Merdeka.com

Hari kanker sedunia diperingati pada hari ini, tepatnya setiap tanggal 4 Februari. Hari peringatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menyatukan penduduk dunia dalam memerangi kanker.

Ini juga bertujuan untuk menyelamatkan jutaan kematian manusia yang disebakan oleh kanker dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang kanker.

Mengingat pentingnya melawan kanker, perlu kamu ketahui bahwa perjuangan untuk melawan kanker sebenarnya telah dilakukan sejak masa Yunani kuno. Melansir dari weforum.org, berikut ini merupakan empat fakta sejarah manusia dalam perjuangan melawan kanker.

Kanker pada masa mesir kuno

Bukti pertama mengenai kemunculan kanker pada manusia terjadi sejak lama adalah penemuan tulang mumi Mesir yang diduga mengalami kanker. Sementara catatan medis yang ditinggalkan Papyrus 3000 SM silam menunjukkan adanya usaha untuk mengangkat tumor payudara dengan alat yang disebut dengan fire drill.

Mereka mengatakan tak ada obat untuk penyakit ini. Ini bahkan terjadi beribu-ribu tahun sebelum penyakit ini memiliki nama. Hippocrates, seorang dokter Yunani kuno (460-370 SM) menggunakan istilah karsinoid dan karsinoma untuk menggambarkan tumor, yang diterjemahkan dalam bahasa latin menjadi cancer. Semua istilah tersebut berarti kepiting yang diduga merujuk pada bentuk tumor. 

Kanker pada abad ke-18

Pada abad ke-18, otopsi membantu meningkatkan pemahaman para ilmuwan mengenai tubuh manusia. Seorang ahli bedah perintis John Hunter (1728-1793) menyarankan bahwa beberapa jenis kanker dapat disembuhkan dengan operasi.

Orang-orang pada masa mesir kuno menyalahkan para dewa atas kanker, sedangkan pada abad ke-17 dan ke-18 kanker dianggap sebagai penyakit menular. 

Kanker pada abad ke-19

Perkembangan anestesi pada abad ke-19 memungkinkan operasi seperti mastektomi untuk dikembangkan, sementara terapi radiasi muncul pada pergantian abad ke-20.

Ini adalah masa di mana muncul beberapa terobosan baru. Ini termasuk pemahaman tentang DNA dan link genetik untuk kanker, program pemeriksaan, teknik bedah invansif dan program kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kesadaran risiko kanker. 

Tantangan kanker saat ini

Meskipun telah mengalami kemajuan yang pesat, tetapi tantangan untuk melawan kanker masih luas. Kanker adalah salah satu pembunuh terbesar di dunia. Kanker tak kenal usia karena dia bisa menyerang siapa saja.

Namun, gaya hidup merupakan 33 persen penyebab kematian karena kanker. Sedangkan faktor lain yang juga meningkatkan risiko antara lain, kurangnya konsumsi sayur dan buah, tingginya konsumsi alkohol, dan kurang olahraga. 

Rekomendasi