Penerjun Freefall Disiagakan untuk Tangani Karhutla Riau

Prabowo memastikan penanganan karhutla Riau diperkuat penerjun freefall PRCPB, water bombing, dan OMC. Ada instruksi khusus soal APD. Simak arahan lengkapnya.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Penerjun Freefall Disiagakan untuk Tangani Karhutla Riau
Titik panas (hotspot) terpantau dari udara saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berlangsung di wilayah Riau. (dok. Biro Humas KLH)

Pemerintah menyiapkan langkah terpadu untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Selain memaksimalkan water bombing, Tim Pasukan Reaksi Penanggulangan Cepat (PRCPB) yang diperkuat penerjun freefall juga disiagakan untuk masuk ke titik-titik yang sulit dijangkau.

Presiden Prabowo Subianto memastikan kebutuhan operasi di lapangan terpenuhi, termasuk ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi personel yang berada paling dekat dengan titik panas.

Di sisi lain, komando wilayah melaporkan strategi gabungan pemadaman dan pencegahan agar rambatan api bisa diputus sejak dini.

Tim PRCPB Diperkuat Penerjun Freefall

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan TNI telah membentuk Tim PRCPB untuk mempercepat respons di lokasi rawan. Tim ini disiapkan menembus area yang tidak bisa dijangkau pasukan darat konvensional.

"Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan freefall di daerah-daerah tertentu untuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api," tuturnya.

Selain kemampuan freefall, jajaran juga menyiapkan metode rappelling, fast roping, dan paramotor. Dukungan drone dipakai untuk pemantauan titik panas dan membantu pengambilan keputusan cepat di lapangan.

Instruksi APD di Posko Aju

Dalam rapat terbatas di Posko Aju Provinsi Riau, Presiden menekankan keselamatan personel garis depan. Ia memastikan tim terdekat dengan titik api maupun penerjun freefall dibekali APD yang memadai.

"Jadi saya minta titik panasnya itu, hotspot-nya sudah? Segera, bor air, sudah mulai kita antisipasi. APD sudah cukup? Jadi tim yang terdekat sama titik api atau titik panas harus pakai APD? Tim freefall? Freefall-nya bisa pakai APD nggak? Pakai. Pakai, ya? Bisa, ya? Alatnya? Alatnya, oke. Bagus, bagus," kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Senin (24/8/2026).

Presiden juga mengapresiasi pemanfaatan kemampuan lintas matra untuk operasi pemadaman, termasuk penggunaan freefall untuk misi kemanusiaan.

"Ini saya kira pertama kali ya kita lakukannya dalam sejarah ini ya. Bagus. Iya benar, jadi freefall itu jangan hanya untuk upacara saja, tapi ini sekarang kita pakai untuk bantu rakyat. Baik, bagus," jelas Prabowo.

Water Bombing dan OMC Jadi Andalan

Agus Hadi Waluyo melaporkan lima helikopter water bombing telah dikerahkan untuk memperkuat pemadaman dari udara di berbagai sektor rawan Riau.

"Kemudian proses pemadaman yang kita lakukan di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh pasukan darat, kita menggunakan helikopter water bombing untuk memutus jalur agar tidak bisa lompat atau kebakarannya meluas ke sasaran yang lainnya," sambung Agus.

Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) digelar untuk meningkatkan kelembapan tanah agar api tidak mudah menyala kembali.

"Selama ini, kegiatan yang kami lakukan yang paling efektif adalah melakukan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca). Kadar tanah yang ada di wilayah Riau ini tidak seperti yang tahun lalu. Kita basahi sehingga cukup air untuk di dalam tanah," ujarnya.

Sekat Bakar dan Kanal Memutus Jalur Api

Upaya darat juga difokuskan pada pembangunan sekat bakar serta sekat kanal untuk mengendalikan pergerakan api, terutama di kawasan gambut. Langkah ini ditujukan untuk memutus jalur rambatan agar kebakaran tidak berkembang.

"Ini Bapak Presiden cukup efektif, kita lebarkan karena lahan ini gambut. Ketika pendinginan, dia akan terbawa angin, akan jadi lagi. Maka yang kita lakukan, strategi sekarang ini yang bisa memotong jalur api agar tidak bisa melebar adalah dengan sekat bakar atau kontainer. Kemudian sekat air, sekat kanal," pungkas Agus.

Rekomendasi