Anak dan remaja yang sering melihat adegan mesra atau berbau seks di film dan televisi rentan melakukan hubungan seks lebih cepat, ungkap sebuah penelitian. Selain sering berganti-ganti pasangan, remaja juga rentan melakukan seks yang tak aman.
Hal ini ditemukan peneliti setelah mengamati lebih dari 1.200 remaja. Mereka menemukan bahwa tak hanya adegan mesra di film dan televisi, video porno atau hal berbau mesum di internet juga bisa mendorong remaja untuk melakukan seks bebas.
Awal mulanya, peneliti mengumpulkan berbagai film mulai tahun 1998 hingga 2004 untuk menentukan rating seksualitas dari film tersebut. Kemudian mereka meminta remaja berusia 12 - 14 tahun untuk menunjukkan apakah mereka pernah menonton film tersebut, berapa kali, dan pada usia berapa.
Hasilnya menunjukkan bahwa film yang memiliki konten dewasa bisa mempengaruhi perilaku seksual anak ketika mereka tumbuh dewasa.
"Kebanyakan penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual dewasa dipengaruhi oleh media. Namun peneliti seringkali mengabaikan peran film. Mereka lebih waspada terhadap pengaruh televisi dan musik," ungkap peneliti Dr Ross O'Hara, seperti dilansir oleh Times of India (01/01).
Orang dewasa yang ketika masih kecil dan remaja sering melihat hal-hal berbau seks dalam film rentan melakukan hubungan seks di usia muda, memiliki banyak partner seks, dan rentan melakukan seks bebas tanpa perlindungan.