Pria di Lampung Tewas Bersimbah Darah, Mobil Dibawa Kabur

Pria di Desa Hargomulyo ditemukan tewas dengan luka tusuk. Polisi menduga pembunuhan dan perampokan, serta mengamankan motor diduga milik pelaku.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Pria di Lampung Tewas Bersimbah Darah, Mobil Dibawa Kabur
Polisi olah TKP pembunuhan serta perampokan di Lampung Timur, Lampung (Liputan6.com/Istimewa)

Kasus kematian Isnandar Ahmad di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, mengarah pada dugaan pembunuhan dan perampokan. Polisi menemukan sejumlah petunjuk di lokasi kejadian, termasuk sepeda motor yang diduga berkaitan dengan pelaku.

Isnandar ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban ditemukan dengan luka tusuk, sementara darah terlihat berceceran di lantai ruang tengah.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Muhammad Iksir mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban.

Berdasarkan dugaan sementara, pelaku datang ke rumah bersama korban. Setelah berada di dalam rumah, terjadi tindak kekerasan yang berujung pada tewasnya korban.

"Pelaku bersama korban datang ke rumah korban. Sesampainya di rumah, kemudian terjadi pembunuhan," ujar Iptu Muhammad Iksir, Selasa (15/9).

Setelah kejadian, mobil Mitsubishi Xpander warna hitam milik korban diduga dibawa kabur pelaku.

Emas dan iPhone Hilang

Selain mobil, polisi juga mendalami hilangnya sejumlah barang milik korban. Di antaranya perhiasan emas dan satu unit iPhone 17 Pro Max.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih yang diduga berkaitan dengan pelaku.

"Sepeda motor tersebut ditemukan setelah ayah korban sebelumnya melihat kendaraan itu terparkir di halaman rumah korban. Saat itu, ayah korban mengira sepeda motor tersebut milik teman korban yang datang bersamanya," ungkapnya.

Kecurigaan semakin menguat setelah mobil korban terlihat keluar dari rumah pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Sementara itu, korban tidak dapat dihubungi hingga akhirnya ditemukan tewas pada Senin siang.

Polisi masih memburu pelaku dalam kasus tersebut. Identitas tersangka belum diungkap karena penyidik masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti.

Penyidik juga telah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis, memeriksa sejumlah saksi, serta mengirim jenazah korban untuk diautopsi.

Rekomendasi