Tidur nyenyak merupakan hal yang penting bagi semua orang terutama terkait kesehatan mental. Sayangnya, kecanggihan teknologi saat ini telah menimbulkan gangguan sangat besar pada pola tidur seseorang.
Halangan ini muncul berupa smartphone yang selalu ada di samping kita baik sebelum tidur atau pada saat bangun. Cahaya biru yang muncul dari smartphone ini bisa menyebabkan seseorang kesulitan memperoleh waktu yang tepat dan pas untuk tidur.
Gangguan pola tidur yang terjadi ini bisa berdampak sangat besar bagi kesehatan seseorang. Masalah ini sekarang dialami baik oleh orang tua maupun muda.
Hal ini bisa berujung gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, sistem kekebalan tubuh yang memburuk, serta bertambahnya berat badan. Hal ini juga meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti diabetes, stroke, penyakit kardiovaskular, demensia, dan kanker.
Penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya buatan di dalam ruangan bisa mempengaruhi kesehatan mental. Namun penelitian terbaru juga mengungkap bahwa cahaya buatan luar ruangan juga bisa berdampak jangka panjang.
Advertisement
Dilansir dari Medical Daily, penelitian yang dipublikasikan pada jurnal JAMA Psychiatry, mengungkap bahwa remaja yang tinggal di area dengan banyaknya cahaya buatan luar ruangan ternyata tidur lebih sedikit. Mereka juga cenderung mengalami masalah masalah mood dibanding remaja yang tinggal di tempat dengan cahaya buatan yang sedikit.
"Walau paparan cahaya dari sekitar merupakan salah satu faktor pada jaringan lebih kompleks yang mempengaruhi tidur dan perilaku, hal ini cenderung menjadi alasan penting untuk pencegahan dan intervensi pada kesehatan remaja," terang Kathleen Merikangas, peneliti dari temuan ini.
Pada remaja, ketidakmampuan untuk memperoleh jumlah tidur yang cukup bisa berujung pada penyakit mental seperti bipolar, perubahan mood, paranoian, serta kecemasan. Keluarnya hormon tidur melatonin terjadi pada kondisi gelap. Hal ini melambat atau bahkan tertenti ketika terjadi paparan cahaya.
Dengan banyaknya anak dan remaja memiliki gawai bahkan sebelum tidur, mereka cenderung kekurangan tidur. Anak dan remaja cenderung membutuhkan lebih dari enam jam tidur semalam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3567730/original/023724300_1631266263-20210910-Game-Online-China-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9372937/original/010628000_1791927629-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3932857/original/004270700_1644802219-towfiqu-barbhuiya-C-zwLtPSErc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9367946/original/096886600_1791367567-pexels-towfiqu-barbhuiya-3440682-13095227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3245696/original/046788000_1600769901-pexels-andrea-piacquadio-3790797.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4626367/original/056694700_1698402206-alluring-young-woman-winking-camera-smiling-while-drinking-summer-smoothie-sitting-terrace-closeup-bare-thin-curves-collarbones-are-striking.jpg)