Miliki Gejala yang Serupa, Begini Cara Bedakan TBC dan COVID-19

Senin, 28 Maret 2022 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Miliki Gejala yang Serupa, Begini Cara Bedakan TBC dan COVID-19 Ilustrasi Batuk. ©medicalnewstoday.com

Merdeka.com - Sama-sama menyerang paru-paru, gejala dari pasien COVID-19 dan Tuberkulosis (TBC) memiliki sejumlah kemiripan. Kedua masalah kesehatan ini sama-sama memunculkan batuk, demam, sesak, dan lainnya.

Bahkan, penularannya juga sama-sama bisa melalui percikan liur. Namun COVID-19 dan TBC tentu merupakan penyakit yang berbeda.

Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Jakarta, Sri Dhuny Atas Asri mengungkapkan bahwa perbedaan pertama ada pada jenis virus yang menyebabkan keduanya.

"Pada TB tentu saja penyebabnya adalah Mycobacterium tuberculosis, sedangkan pada COVID-19 penyebabnya adalah Coronavirus," ujar Dhuny beberapa waktu lalu.

Selain itu, Dhuny menjelaskan bahwa ada gejala khas yang muncul pada pasien TBC namun tidak muncul pada pasien COVID-19. Salah satunya dapat dilihat dari gejala batuk yang muncul dan penurunan berat badan.

"Kalau batuk pada TB ini batuk kronik yang berlangsung lebih dari dua minggu, sedangkan pada COVID-19 cenderung datangnya tiba-tiba dan kering tidak berdahak," kata Dhuny.

"Kalau nyeri tenggorokan ini di pasien TB tidak ada, kalau di COVID-19 itu ada. Berat badan turun juga sering dikeluhkan pada TB, sedangkan pada COVID-19 tidak," tambahnya.

Begitupun dalam hal demam, Dhuny menjelaskan bahwa demam pada pasien TB biasanya dikeluhkan secara terus-menerus. Namun tanpa ada sebab yang jelas.

Sedangkan pada pasien COVID-19, demam yang dikeluhan jelas karena memang sedang terinfeksi virus.

2 dari 2 halaman

Perbedaan Gejala Lain

Dhuny mengungkapkan, nafsu makan yang menurun, munculnya keringat malam juga sering dikeluhkan oleh pasien TBC.

"Nafsu makan menurun sering dikeluhkan pada TB. Kalau pada COVID-19, bila disertai mual, biasanya nafsu makan baru akan menurun," ujar Dhuny.

Pada gejala sesak napas, pasien TBC biasanya akan mengalaminya secara konstan atau terus-menerus. Sementara itu, pasien COVID-19 juga mengalami sesak namun akan berangsur membaik dalam hitungan hari.

Reporter: Diviya Agatha
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Baca juga:
Waspadai Terjadinya Mendengkur! Indikasi Adanya Masalah Penyempitan Saluran Napas
Jangan Sampai Tertukar, Ketahui Perbedaan antara Penyakit Maag dan GERD
Benarkah Tempe Tidak Boleh Dikonsumsi oleh Penyakit Pasien Ginjal?
Pentingnya 'Screening' bagi Penderita Diabetes yang Hendak Melakukan Ibadah Puasa
Pentingnya bagi Penderita GERD untuk Melakukan Persiapan Sebelum Ramadan
Perhatian Keluarga Sangat Penting untuk Cegah Kecanduan Game Online pada Anak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini