Trivia Unhan Belanegarun: Menko AHY Ajak Jaga Persatuan di GBK, Buktikan Inklusivitas dengan Difabel
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menyerukan semangat persatuan di ajang Unhan Belanegarun. Penasaran bagaimana acara ini membuktikan inklusivitas?
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali menegaskan pentingnya semangat persatuan di tengah masyarakat. Seruan ini disampaikan AHY dalam ajang Unhan Belanegarun yang diselenggarakan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu, 7 September.
Acara lari yang diinisiasi oleh Universitas Pertahanan (Unhan) ini berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai kalangan. Tidak hanya kadet dan alumni Unhan, masyarakat umum, bahkan penyandang difabel turut meramaikan kegiatan ini.
Kehadiran AHY dan partisipasi luas masyarakat dalam Unhan Belanegarun bertujuan untuk memupuk kebersamaan. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kerukunan harus selalu dijunjung tinggi oleh seluruh elemen bangsa.
Semangat Persatuan dalam Unhan Belanegarun
AHY menyatakan kegembiraannya atas antusiasme peserta Unhan Belanegarun yang mencapai ribuan orang. Ia berharap ajang semacam ini akan terus digemari dan berkembang di masa mendatang, menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
"Bela Negarun ini mudah-mudahan menjadi ajang yang terus digemari dan semakin berkembang di masa-masa mendatang. Tadi ribuan pesertanya, baik para kadet maupun masyarakat luas. Kita mencari keringat bersama-sama, inilah semangat persatuan dan kerukunan, mari kita sebagai bangsa selalu junjung tinggi," ujar AHY di Kompleks GBK.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga platform untuk menyatukan berbagai latar belakang. Melalui aktivitas fisik bersama, diharapkan muncul rasa kebersamaan yang kuat di antara peserta, tanpa memandang perbedaan.
Partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat dalam Unhan Belanegarun menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih sangat relevan. Hal ini sejalan dengan visi untuk membangun bangsa yang kokoh melalui persatuan dan kerukunan.
Unhan: Kampus Inklusif dan Pencetak Patriot Bangsa
Salah satu poin penting yang ditekankan AHY adalah sifat inklusif dari ajang Unhan Belanegarun. Acara ini terbuka lebar bagi semua kalangan, termasuk kaum disabilitas, yang turut serta membuktikan semangat juang mereka.
Menurut AHY, keikutsertaan kaum disabilitas menjadi bukti nyata bahwa tidak ada hambatan bagi siapa pun untuk menjadi patriot. Setiap individu memiliki potensi untuk memberikan sumbangsih terbaiknya bagi negara, tanpa terkecuali.
"Unhan adalah kampus yang inklusif, keluarga besar yang inklusif dan tentunya kami juga ingin selalu melibatkan dan mengajak berpartisipasi dan semakin berdayanya saudara-saudara kita kaum disabilitas," kata AHY.
Ia menambahkan, "Saya rasa dengan ini kami juga ingin menyampaikan pesan bahwa semua punya peran, semua punya kontribusi. Apapun yang bisa kita kontribusikan untuk negara kita, artinya kita patriot." Hal ini menegaskan bahwa Unhan tidak hanya mencetak kader pertahanan, tetapi juga mempromosikan nilai-nilai kesetaraan dan kontribusi dari semua lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, AHY juga menjelaskan bahwa Unhan adalah institusi yang mempertemukan personel sipil dan militer. Tujuannya adalah merumuskan strategi pertahanan negara dan membahas isu-isu strategis lainnya, sekaligus mencetak generasi muda yang mumpuni.
"Unhan itu adalah sebuah universitas yang memang didirikan dengan tujuan untuk mencetak kader-kader patriot dan pemimpin bangsa di masa depan, menjadi melting pot antara perwira militer dan juga kalangan masyarakat sipil dari berbagai profesi," jelasnya.
Olahraga dan Kesehatan untuk Memupuk Persatuan
Melalui Unhan Belanegarun, AHY berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih rajin berolahraga. Kesehatan jasmani dan rohani yang baik dianggap penting dalam memupuk semangat persatuan dan kerukunan.
"Masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang juga selalu gemar berolah raga, jadi sehat jasmaninya juga harapannya secara psikologis dan mental kita selalu diberikan kekuatan dan kita tentunya ingin selalu menggaungkan persatuan dan kerukunan di antara kita," tutur AHY.
Kesehatan fisik dan mental yang prima akan mendukung individu untuk berpikir positif dan berkontribusi secara optimal. Ini merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan bersatu.
Ajang lari ini menjadi salah satu cara efektif untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Dengan demikian, tujuan ganda untuk meningkatkan kesehatan dan memperkuat persatuan dapat tercapai secara bersamaan.
Sumber: AntaraNews