Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara ambisius menargetkan perolehan tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang. Target ini disampaikan langsung oleh Ketua FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, yang bertekad mengembalikan kejayaan panjat tebing NTB di ajang olahraga multievent nasional tersebut.
Pencapaian ini diharapkan dapat mengulang prestasi gemilang yang pernah diraih pada PON XX di Papua tahun 2021, di mana cabang olahraga panjat tebing NTB berhasil menyumbangkan tiga medali emas. Kontribusi signifikan tersebut kala itu turut mendongkrak total perolehan 15 medali emas bagi kontingen NTB secara keseluruhan.
PON 2028 sendiri akan diselenggarakan di tiga provinsi, yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta. Dengan persiapan matang dan strategi yang terencana, FPTI NTB optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan demi mengharumkan nama daerah.
Advertisement
Advertisement
Mengulang Sukses dan Introspeksi Diri
Nadirah Al Habsyi mengungkapkan bahwa target tiga medali emas pada PON 2028 merupakan upaya untuk mengulang kembali kesuksesan yang pernah diraih di PON XX Papua. "Di PON Aceh-Sumut, kita gagal mempertahankan medali. Saya tidak tahu apa kendala-nya. Tapi ini bagian dari introspeksi diri ke depan di PON 2028," ujarnya disela-sela Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) cabang olahraga panjat tebing di Gelanggang Pemuda Mataram, Minggu.
Kegagalan di PON Aceh-Sumut menjadi pelajaran berharga bagi FPTI NTB untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Nadirah menaruh harapan besar kepada seluruh pengurus FPTI di tingkat kabupaten/kota, serta para atlet, agar dapat bekerja sama mengembalikan kejayaan NTB seperti di PON Papua. Diperlukan kerja keras dan kekompakan dari seluruh elemen pengurus, termasuk dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta pemerintah daerah, untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik.
FPTI NTB berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin demi mengharumkan nama baik provinsi di kancah nasional. "Yang jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mengharumkan nama baik NTB," kata Nadirah, menegaskan tekad kuat organisasi.
Advertisement
Advertisement
Penjaringan Atlet Melalui Porprov dan Kejuaraan Lain
Dalam rangka mencapai target medali emas di PON 2028, FPTI NTB memanfaatkan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII yang berlangsung dari 16-25 Juli 2026 di Mataram sebagai sarana vital. Melalui Porprov ini, FPTI NTB berupaya melakukan pemetaan dan penjaringan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan secara khusus untuk PON mendatang.
Pada ajang Porprov cabang olahraga panjat tebing, sebanyak 194 atlet turut berpartisipasi, terdiri dari 65 orang putra dan 44 orang putri. Mereka berlaga di 18 nomor pertandingan, meliputi nomor perorangan, beregu, dan campuran. Sejauh ini, dua nomor pertandingan telah dilaksanakan, dengan medali emas speed putri diraih oleh atlet Kabupaten Dompu, dan medali emas speed putra berhasil direbut oleh atlet dari Kota Bima.
Selain Porprov XII, FPTI NTB juga tengah mempersiapkan Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Antar Pelajar yang akan dilaksanakan pada September 2026 di Kabupaten Dompu. Selanjutnya, pada tahun 2027, mereka akan menggelar kejuaraan provinsi sebanyak dua kali setahun untuk kategori usia dan umum. Rangkaian kejuaraan ini merupakan bagian dari rencana jangka menengah untuk memperluas basis atlet dan meningkatkan kesiapan menuju PON 2028.
Advertisement
Advertisement
Dukungan KONI NTB untuk Target Nasional
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB turut menaruh harapan besar terhadap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB dalam menyumbang medali pada PON 2028. Wakil Ketua KONI NTB Bidang Organisasi, Hunandiati Nurdin, mengaku bahwa KONI NTB juga menaruh harapan agar FPTI NTB mampu menyumbang perolehan medali bagi NTB pada PON 2028.
KONI NTB sendiri menargetkan masuk dalam lima besar nasional dengan perolehan total 60 medali emas pada PON 2028. Untuk merealisasikan ambisi ini, KONI NTB akan mempersiapkan program pelatihan dan pembinaan atlet (pelatda) jangka panjang. Program ini dirancang untuk memastikan atlet-atlet NTB memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal, sehingga mampu bersaing di level tertinggi dan mencapai target medali yang diharapkan.
Sumber: AntaraNews
Advertisement