Ratusan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) bersama sejumlah relawan bergerak cepat membersihkan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Sabtu (03/1). Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Fokus utama kegiatan ini adalah SMA Al-Jamiatul Washliyah di Kecamatan Kuala Simpang, yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir.
Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera berlangsung normal kembali. Kondisi sekolah sebelumnya dipenuhi lumpur, sampah, dan material lain yang terbawa arus banjir bandang. Situasi ini tentu menghambat aktivitas pendidikan serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi warga sekolah.
Inisiatif TNI AD membersihkan sekolah di Aceh Tamiang ini menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan dunia pendidikan di daerah terdampak bencana. Dengan peralatan sederhana, para prajurit dan relawan bahu-membahu membersihkan lingkungan sekolah secara menyeluruh. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sekolah dan mendukung kegiatan belajar mengajar yang aman.
Advertisement
Advertisement
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 telah meninggalkan dampak kerusakan yang signifikan, termasuk pada sektor pendidikan. SMA Al-Jamiatul Washliyah menjadi salah satu institusi yang terdampak parah, dengan halaman, ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya tertutup lumpur tebal. Kondisi ini secara langsung mengganggu kegiatan belajar mengajar yang seharusnya sudah berjalan.
Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad TNI) mengungkapkan bahwa situasi tersebut tidak hanya menghambat proses pendidikan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga sekolah. Lingkungan sekolah yang kotor dan lembap dapat menjadi sarang penyakit. Oleh karena itu, pembersihan menyeluruh menjadi sangat mendesak untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman.
Aceh Tamiang sendiri masih dalam masa pemulihan intensif hingga awal Januari 2026, menunjukkan skala bencana yang cukup besar. Pemulihan fasilitas publik, khususnya sekolah, menjadi prioritas agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal. Kehadiran TNI AD untuk membersihkan sekolah di Aceh Tamiang ini sangat vital dalam mempercepat proses tersebut.
Advertisement
Advertisement
Dalam kegiatan pembersihan ini, ratusan prajurit TNI AD tidak bekerja sendirian, melainkan bergotong-royong bersama para relawan. Mereka bahu-membahu membersihkan seluruh area sekolah yang terdampak banjir. Peralatan yang digunakan pun sederhana, seperti cangkul, sekop, selang air, dan alat kebersihan lainnya, namun dilakukan dengan semangat kebersamaan yang tinggi.
Fokus pembersihan mencakup beberapa area vital di SMA Al-Jamiatul Washliyah. Halaman sekolah yang dipenuhi lumpur menjadi target utama, diikuti dengan pembersihan selokan agar aliran air lancar. Ruang-ruang kelas yang kotor juga tidak luput dari perhatian, serta fasilitas umum lainnya yang harus dikembalikan fungsinya. Upaya membersihkan sekolah di Aceh Tamiang ini dilakukan secara sistematis.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terkoordinasi dan bertahap, dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan efektivitas. Setiap langkah diambil dengan cermat untuk memastikan pembersihan berjalan lancar dan hasil optimal. Sinergi antara TNI AD dan relawan ini menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pascabencana.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran prajurit TNI AD di tengah masyarakat, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan dunia pendidikan. Komitmen ini selaras dengan peran TNI AD yang selalu siap membantu masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk mendukung penanggulangan bencana sebagai salah satu tugas pokoknya. Mereka menunjukkan bahwa TNI AD tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi bagian integral dari solusi masalah sosial.
Pihak sekolah dan masyarakat sekitar menyambut baik serta menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan yang diberikan. Mereka merasa sangat terbantu dengan keterlibatan langsung prajurit TNI AD dan relawan. Keterbatasan tenaga dan peralatan yang mereka miliki pascabencana membuat bantuan ini menjadi sangat berarti dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan membersihkan sekolah di Aceh Tamiang ini, diharapkan proses pemulihan fasilitas pendidikan dapat segera tuntas. Dengan demikian, aktivitas belajar mengajar di SMA Al-Jamiatul Washliyah dapat kembali berlangsung secara normal dan kondusif. TNI AD terus berkomitmen untuk mendukung pemulihan pascabencana demi kepentingan rakyat luas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews