TKN Sebut Pihak Yang Panik Atas Pidato Jokowi Adalah Mereka Bermain Tak Bersih

Selasa, 5 Februari 2019 15:03 Reporter : Dedi Rahmadi
TKN Sebut Pihak Yang Panik Atas Pidato Jokowi Adalah Mereka Bermain Tak Bersih Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan alasannya menyampaikan pernyataan-pernyataan pedas saat kampanye. Dia mengatakan agar masyarakat tahu yang sebenarnya dan tidak menyebarkan hoaks.

Anggota Gugus Informasi TKN Ridlwan Habib mengungkapkan pernyataan pedas tersebut untuk mengingatkan rakyat dan menjaga kewarasan akal sehat masyarakat. Agar fitnah tak merajalela, Presiden Jokowi justru memberi pendidikan politik yang baik bagi warga Indonesia.

"Ajakan Presiden jelas, mari kampanye dengan narasi program, jangan ada fitnah fitnah, jangan ada semburan kebohongan seperti hoaks surat suara 7 kontainer dan semacamnya," kata dia, Selasa (5/2).

Menurut dia, pidato tegas Jokowi itu membuat panik sebagian kalangan. Ridlwan menegaskan pihak yang panik dan marah terhadap pidato Jokowi adalah mereka yang bermain tidak bersih.

"Justru yang panik itu pihak pihak yang merasa disindir Presiden. Gini lho, kalau bersih kenapa risih?" ujar Ridlwan.

"Kalau tidak menyebarkan fitnah kok seperti kebakaran jenggot, ada apa?" ujarnya.

Dia menambahkan, Jokowi selama 4 tahun sudah diserang berbagai fitnah. Bahkan fitnah mengarah pada keluarga Presiden.

"Di media sosial ada fitnah Jokowi PKI, ada fitnah ibu pak Jokowi palsu, ada fitnah ijazah pak Jokowi palsu, semuanya fitnah disebarkan secara masif. Itu harus dilawan dengan akal sehat," ujar alumni S2 Kajian Intelijen UI tersebut.

Pernyataan tegas Presiden Jokowi melawan fitnah, menurut Ridlwan, justru sebagai komando bagi rakyat agar jangan mau dibohongi dengan kabar kabar tidak jelas.

"Alhamdulillah dukungan kaum intelektual makin membanjir, alumni UI, alumni ITB, IPB, UGM, Unair, ITS, Undip dan berbagai universitas di Indonesia makin banyak, ini menunjukkan Jokowi makin dicintai rakyat,"katanya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini