Terungkap! Bedol Desa Pejabat Purwakarta ke Jabar Diklaim Penuhi Meritokrasi, Ini Penjelasan Sekda Jabar

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengklaim 'bedol desa' pejabat Purwakarta ke Pemprov Jabar telah memenuhi meritokrasi, menarik perhatian publik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terungkap! Bedol Desa Pejabat Purwakarta ke Jabar Diklaim Penuhi Meritokrasi, Ini Penjelasan Sekda Jabar
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengklaim 'bedol desa' pejabat Purwakarta ke Pemprov Jabar telah memenuhi meritokrasi, menarik perhatian publik. (Merdeka.com)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, baru-baru ini memberikan klarifikasi mengenai perpindahan sejumlah pejabat dari Kabupaten Purwakarta ke lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Fenomena yang disebut sebagai 'bedol desa' ini diklaim telah sesuai dengan mekanisme sistem meritokrasi yang berlaku. Herman menegaskan bahwa para pejabat tersebut telah memenuhi syarat dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi berbagai jabatan di Pemprov Jawa Barat.

Klaim ini didasarkan pada prinsip kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang menjadi landasan sistem merit. Menurut Herman, Pemda Provinsi Jawa Barat senantiasa membuka diri bagi siapa saja yang memenuhi kriteria tersebut, tanpa memandang asal daerah. Proses rekrutmen dapat dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk e-talent, pendaftaran langsung, maupun talent scouting.

Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, mutasi pejabat dari kabupaten/kota, termasuk dari Purwakarta, dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan. Pemanfaatan sumber daya manusia dari talent pool Pemprov Jabar dan melalui talent scouting memungkinkan terpilihnya calon-calon potensial dari seluruh wilayah Jawa Barat. Semua nama yang dilantik telah melalui uji kompetensi dan memenuhi syarat minimal untuk bergabung dengan Pemda Provinsi Jawa Barat.

Mekanisme Meritokrasi dalam Seleksi Pejabat

Herman Suryatman menjelaskan bahwa setiap proses seleksi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu mengacu pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Ia menjamin bahwa seluruh nama yang kini mengisi jabatan di Pemprov Jabar memiliki kualifikasi dan kinerja yang baik. Proses seleksi dilakukan secara ketat bersama tim panitia seleksi khusus, memastikan akuntabilitas dan transparansi.

“Begini, kita kan sistem merit dan itu dasarnya adalah kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Dari mana pun asalnya Pemda Provinsi Jawa Barat membuka diri. Bisa melalui melalui e-talent, bisa daftar langsung, bisa juga melalui talent scouting,” ujar Herman di Bandung, Rabu.

Herman menambahkan bahwa dirinya secara langsung mengawal seluruh proses ini untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku. Baginya, yang terpenting adalah sumber daya manusia yang bergabung memiliki kualifikasi, kompeten, berkinerja, dan mampu mendorong progresivitas pemerintahan. Ia juga menekankan bahwa Pemprov Jabar selalu membuka kesempatan bagi individu yang berminat dan memenuhi standar.

Daftar Pejabat Purwakarta yang Dimutasi ke Pemprov Jabar

Sebelumnya, sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta memang telah melakukan perpindahan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Perpindahan ini menjadi sorotan dan memicu pertanyaan dari berbagai pihak. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Purwakarta melalui media sosialnya pada Jumat (5/9) telah mengumumkan daftar nama-nama pejabat yang dimutasi beserta jabatan barunya.

Berikut adalah daftar beberapa pejabat yang dimutasi dari Pemkab Purwakarta ke Pemprov Jabar:

  • Dadi Sadali: Sebelumnya Sekretaris BKPSDM Purwakarta, kini menjadi Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jabar.
  • Rudi Hermawan Kusumah: Sebelumnya Kabag UKPBJ Setda Purwakarta, kini menjadi Kabag TU Biro Pengadaan Barang & Jasa Setda Jabar.
  • Ervin Aulia Rachman: Sebelumnya Kabid Pendidikan Dasar Disdik Purwakarta, kini menjadi Kepala Cabang Dinas Wilayah II Disdik Jabar.
  • Kosasih: Sebelumnya Plt Kepala DLH Purwakarta, kini menjadi Sekretaris Dinas Bina Marga & Penataan Ruang Jabar.
  • Muhtar Jalaludin: Sebelumnya Kabid Tata Bangunan DPUTR Purwakarta, kini menjadi Kepala UPTD Pengelolaan Jalan & Jembatan Wilayah III Jabar.
  • Edi Sukandar: Sebelumnya Sekretaris Bappelitbangda Purwakarta, kini menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan Jabar.
  • Muhamad Kosim: Sebelumnya Camat Bojong Purwakarta, kini menjadi Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Jabar.
  • Endah Fitriah: Sebelumnya Analis Keuangan Bapenda Purwakarta, kini menjadi Analis Perencanaan Evaluasi & Pelaporan Biro Administrasi Pimpinan Setda Jabar.
  • Dayli Setiaji: Sebelumnya Kabid Pengawasan & Keselamatan, kini menjadi Kepala UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah KBB Bapenda Jabar.
  • Maksum Kosasih: Sebelumnya Analis SDM Aparatur Ahli Muda Bapenda Purwakarta, kini menjadi Kasubbag TU Cabang Disdik Wilayah IV Jabar.

Herman Suryatman menegaskan bahwa proses perpindahan ini adalah bagian dari upaya Pemprov Jabar untuk mendapatkan sumber daya manusia terbaik. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam mekanisme seleksi dan kualitas SDM yang bersangkutan. Dengan demikian, perpindahan ini diharapkan dapat mendorong progresivitas pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat saat ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi