Advertisement
mayoritas warga NU atau pemilih yang dekat dengan NU sebanyak 60.9 persen mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Poltracking Indonesia merilis peta dukungan organisasi Islam di Jawa Timur terhadap Capres-Cawapres. Hasilnya, mayoritas warga NU atau pemilih yang dekat dengan NU sebanyak 60.9 persen mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sementara, 16.3 persen pemilih NU mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan 15.3 persennya mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Advertisement
Prabowo-Gibran juga didukung 55.4 persen basis Muhammadiyah Jatim. Sedangkan, 21.4 persen pemilih Muhammadiyah mengarah ke Anies-Cak Imin. Sisanya, 14.3 persen mendukung Ganjar-Mahfud.
"Pemilih yang merasa dekat dengan NU dan Muhammadiyah cenderung kepada Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR dalam keterangannya, Selasa (6/2).
Berikutnya, 53.2 persen organisasi Islam lainnya di Jatim mendukung Prabowo-Gibran. Dukungan ke Anies-Cak Imin 14.9 persen dan 20.6 persen ke Ganjar-Mahfud.
Prabowo-Gibran juga didukung mayoritas pemilih Tidak ikut Organisasi Islam yakni sebesar 62.6 persen. Sebanyak 18.5 persen ke Ganjar-Mahfud dan 9.8 persen ke Anies-Cak Imin.
Hanta menjelaskan, pemilih NU yang mendukung Prabowo-Gibran pada Januari 2024 naik 19,2 persen dibandingkan September 2023 di angka 41.7 persen.
Advertisement
Sedangkan kepada Ganjar-Mahfud MD mengalami penurunan 21.7 persen pada periode yang sama. Pemilih NU ke Anies-Cak Imin trennya naik tipis 0,7 persen. Rinciannya, pada September 2023 di angka 14.6 persen, sementara Januari 2024 di angka 15.3 persen.
"Tren basis pemilih NU, kepada Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar cenderung stabil dengan kenaikan tipis (0.7%). Kepada Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka mengalamii kenaikan (19.2%). Sedangkan kepada Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengalami penurunan (21.7%)," tutup Hanta.
Survei Poltracking digelar pada 25 – 31 Januari 2024 di 11 daerah. Metode yang dipakai stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 8000 responden dengan margin of error +/- 1.1% pada tingkat kepercayaan 95%.
Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi digital terhadap responden yang telah terpilih secara acak.