Sandiaga Ungkap Alasan Tunjuk Bambang Widjojanto Jadi Ketua Tim Hukum

Sabtu, 25 Mei 2019 22:07 Reporter : Merdeka
Sandiaga Ungkap Alasan Tunjuk Bambang Widjojanto Jadi Ketua Tim Hukum BPN laporkan gugatan kecurangan pemilu ke MK. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno membeberkan alasan mengapa Bambang Widjojanto atau BW ditunjuk sebagai ketua tim hukum untuk menggugat hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sandiaga mengatakan, BW mempunyai rekam jejak yang baik sebagai pengacara yang menangani gugatan di MK.

"Itu yang membuat saya dan Prabowo mantap menentukan pilihan," katanya di Jalan Cipaku 1 no.33, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (25/5).

Pertimbangan lainnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan, latar belakang BW sebagai mantan pimpinan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menilai, BW sebagai aktivis anti korupsi untuk membersihkan praktik-praktik koruptif di sistem perpolitikan.

"Kita ingin perbaiki, supaya ke depannya tokoh-tokoh bangsa yang punya peluang tidak harus menghadapi sisi Pemilu yang tidak jujur, tidak adil. Pemilu lebih baik ke depan itu yang kita harapkan," ujarnya.

BW tidak sendiri, dia ditemani tujuh lawyer lain di kasus ini. Mereka adalah Zulfadli, Dorrel Almir, Iskandar Sonhaji, Iwan Satriawan, Lutfi Yazid, Teguh Nasrullah dan Denny Indrayana.

Sebelumnya, Petinggi BPN Hasyim Djojohadikusumo menyatakan, ditunjuknya Bambang Widjojanto sebagai ketua tim merupakan kesepakatan bersama antara Prabowo dan Sandiaga.

"Hasil kesepakatan bersama Bapak Prabowo dan Sandiaga," ujar Hasyim di Gedung MK, Jumat (24/5).

BW sendiri menyatakan, tidak semua tim hukum hadir saat penyerahan berkas ke MK Jumat malam ini. Termasuk juga Prabowo. Namun, dia memastikan Prabowo akan hadir di sidang pertama kasus ini di MK nantinya.

"Sidang pertama Pak Prabowo akan hadir, mudah-mudahan," ujarnya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini