Said Aqil soal cawapres: Saya potongannya enggak pantes jadi politisi

Minggu, 8 Juli 2018 13:53 Reporter : Ahda Bayhaqi
Said Aqil soal cawapres: Saya potongannya enggak pantes jadi politisi Ketua PBNU Said Aqil Siradj. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - nama ketua PBNU Said Aqil Siradj masuk bursa calon wakil presiden. Dalam survei pun, Said kerap muncul sebagai calon wakil presiden. Namun, dia menegaskan bahwa dirinya tidak cocok masuk ke dunia politik praktis.

"Ya enggak tahu. Saya potongannya enggak pantes jadi politisi. Potongan saya, ceramah, seminar," kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Dia mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya. "Belum. Belum ada," ucapnya singkat ketika ditanya apakah ada partai yang mendorongnya jadi cawapres.

Said Aqil pun menampik bahwa PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

"Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang. Kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil," ucapnya.

Sampai saat ini, PBNU belum memberikan instruksi untuk memberikan dukungan politik kepada salah satu tokoh capres. Tokoh politik pun belum ada yang menemui dirinya.

"Belum ya. Saya belum didatangi siapapun secara resmi. Termasuk pak Jokowi," tutupnya.

Dalam survei cawapres SMRC, nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama (7,2), Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1). [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini