Siswa Sekolah Rakyat Pertama Terpilih Jadi Paskibraka Nasional HUT Ke-81 RI

Sejarah baru terukir! Seorang siswa Sekolah Rakyat berhasil lolos seleksi dan akan menjadi anggota Paskibraka Nasional pada peringatan HUT Ke-81 RI, menandai inklusivitas pendidikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siswa Sekolah Rakyat Pertama Terpilih Jadi Paskibraka Nasional HUT Ke-81 RI
Sejarah baru terukir! Seorang siswa Sekolah Rakyat berhasil lolos seleksi dan akan menjadi anggota Paskibraka Nasional pada peringatan HUT Ke-81 RI, menandai inklusivitas pendidikan. (AntaraNews)

Sejarah baru terukir dalam persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, seorang siswa dari Sekolah Rakyat berhasil terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Pencapaian ini menandai inklusivitas dan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, mengumumkan kabar gembira ini saat meninjau latihan gabungan Paskibraka. Lokasi peninjauan tersebut berada di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat. Rima menyatakan rasa syukurnya atas keterlibatan siswa Sekolah Rakyat dalam ajang bergengsi ini.

Siswa yang menorehkan sejarah tersebut adalah Ismi Ulfaida, perwakilan dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ismi akan bergabung dengan calon Paskibraka lainnya dalam persiapan intensif. Mereka akan bertugas dalam upacara sakral pengibaran bendera pusaka pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Perjalanan Ismi Ulfaida Menuju Paskibraka Nasional

Ismi Ulfaida, siswi berprestasi dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berhasil menembus seleksi Paskibraka nasional. Ia menjadi salah satu perwakilan dari provinsinya bersama M. Deni Fikri, yang berasal dari UPTD SMA Negeri 1 Wonomulyo. Keberhasilan Ismi menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras dapat membuka pintu menuju kesempatan besar.

Ismi sendiri mengaku tidak menyangka dapat lolos hingga tingkat nasional, mengingat target awalnya hanya di tingkat provinsi. "Saya juga enggak nyangka bisa sampai di tingkat nasional karena targetnya provinsi," kata Ismi. Perjalanan seleksinya dimulai dari tingkat kabupaten, kemudian berlanjut ke tingkat provinsi, hingga akhirnya mengikuti proses verifikasi di tingkat pusat yang sangat ketat.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang panjang dan menantang, Ismi berhasil dinyatakan lulus dan kini sedang menjalani pelatihan intensif. "Alhamdulillah saya lulus sampai di tingkat pusat. Terus saya mengikuti pelatihan," ujarnya. Ia merasa sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi calon Paskibraka tingkat nasional, apalagi sebagai siswa pertama dari Sekolah Rakyat yang mencapai prestasi membanggakan ini.

BPIP Berharap Lebih Banyak Siswa Sekolah Rakyat Ikut Paskibraka

Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menyampaikan bahwa keterlibatan siswa Sekolah Rakyat dalam Paskibraka tingkat nasional ini diharapkan menjadi penyemangat. Ia berharap hal ini dapat memotivasi siswa-siswa Sekolah Rakyat lainnya di seluruh Indonesia untuk aktif mengikuti kegiatan kepaskibrakaan di masa mendatang. Inisiatif ini membuka peluang emas bagi talenta-talenta muda dari berbagai latar belakang pendidikan.

Rima juga mengungkapkan harapannya agar jumlah siswa Sekolah Rakyat yang lolos seleksi Paskibraka dapat terus bertambah setiap tahunnya. "Mudah-mudahan ini menyemangati Sekolah Rakyat lainnya untuk juga berlatih kepaskibrakaan sehingga tahun depan bisa lebih banyak lagi dari Sekolah Rakyat," ujarnya. Ini adalah langkah progresif menuju kesetaraan kesempatan dan pengakuan potensi dari semua jenis sekolah.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, turut menegaskan bahwa kesempatan untuk menjadi Paskibraka pada prinsipnya terbuka bagi seluruh sekolah menengah. Pernyataan ini secara eksplisit mencakup Sekolah Rakyat tanpa pengecualian. "Pada prinsipnya terbuka untuk semua sekolah menengah," kata Yudian, memperkuat komitmen BPIP terhadap inklusivitas dan meritokrasi dalam proses seleksi Paskibraka.

Saat ini, Ismi Ulfaida bersama dengan seluruh calon Paskibraka lainnya sedang menjalani latihan gabungan intensif sebagai persiapan akhir. Latihan ini krusial untuk memastikan kesiapan mereka dalam upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Upacara sakral tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2026, di mana mereka akan mengemban tugas mulia mengibarkan bendera pusaka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi