Di Depan Jokowi, Megawati: Jangan Pernah Gentar Hadapi Kepungan dan Manuver Politik Praktis

Megawati meminta seluruh kadernya jangan gentar menghadapi kepungan dan manuver politik praktis demi kekuasaan.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Di Depan Jokowi, Megawati: Jangan Pernah Gentar Hadapi Kepungan dan Manuver Politik Praktis
Di Depan Jokowi, Megawati: Jangan Pernah Gentar Hadapi Kepungan dan Manuver Politik Praktis (Merdeka.com)

Megawati mengajak seluruh kadernya untuk berpolitik dengan nurani.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta seluruh kadernya jangan gentar menghadapi kepungan dan manuver politik praktis yang bertujuan hanya demi berkuasa.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta seluruh kadernya jangan gentar menghadapi kepungan dan manuver politik praktis yang bertujuan hanya demi berkuasa.<br>
Dok. Istimewa

Hal itu disampaikan oleh Megawati ketika Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9).

"Selama ini kita menyatu dengan rakyat. Jangan sekalipun pernah gentar sedikitpun menghadapi berbagai kepungan dan manuver politik praktis yang hanya sekadar menggunakan keinginan kekuasaan sebagai tujuan," 

kata Megawati.

merdeka.com

Megawati mengajak seluruh kadernya untuk berpolitik dengan nurani. Dia juga mengingatkan bahwa sumber kekuatan PDIP adalah rakyat.

Megawati mengajak seluruh kadernya untuk berpolitik dengan nurani. Dia juga mengingatkan bahwa sumber kekuatan PDIP adalah rakyat.<br>
Dok. Istimewa

"Berpolitik lah dengan seluruh semangat mu dengan nurani mu dengan mata hatimu dan setialah kepada sumbermu yaitu rakyat, rakyat, rakyat," 

tegas Megawati. 

Di Pemilu 2024, PDIP menawarkan kedaulatan pangan sebagai program untuk dijalankan. Komitmen menjalankan politik kedaulatan pangan itu untuk memenangkan Pemilu legislatif 2024 dan juga memenangkan Ganjar Pranowo sebagai presiden kedelapan.

"Itu lah komitmen partai pada pemerintahan yang akan datang dengan memenangkan pemilu legislatif dan bapak Ganjar Pranowo sebagai presiden RI kedelapan," ujar Megawati.

"Sanggup? Sanggup? Sanggup?" tegas presiden kelima RI ini dijawab dengan meriah oleh kader PDIP.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Megawati juga mengingatkan kepada kader, simpatisan dan sukarelawan untuk berjuang untuk rakyat. Dedikasi politik itu telah teruji dengan gemblengan sejarah.

"Kepada seluruh anak-anak ku sekali seluruh simpatisan di manapun kalian berada, anggota, sukarelawan, kader partai ingatlah bahwa rakyat itu adalah cakrawati perjuangan kita. Kepada mereka lah dedikasi politik sekali ditunjukkan. Kita berjuang karena keyakinan politik kita telah teruji dengan gemblengan sejarah yang begitu hebat dan menyakitkan khususnya ketika masa orde baru. Karena itulah sebagai banteng-banteng PDI Perjuangan yang memegang pokok perisai Pancasila di dadamu," pungkas Megawati.

Rekomendasi