Muhammadiyah: Jangan Seret Masyarakat ke Arus Politik Konfrontatif

Masyarakat dinilai tak perlu diseret lagi dalam wacana hak angket

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Muhammadiyah: Jangan Seret Masyarakat ke Arus Politik Konfrontatif
Muhammadiyah: Jangan Seret Masyarakat ke Arus Politik Konfrontatif (Merdeka.com)

Masyarakat dinilai tak perlu diseret lagi dalam wacana hak angket

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta agar para elite politik tidak menyeret masyarakat ke dalam arus politik konfrontatif.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Mu'ti, sebenarnya sebagian besar masyarakat sudah lelah dengan berbagai urusan politik. Termasuk kompetisi di Pemilu 2024.

Mu’ti menuturkan, mayoritas masyarakat ingin kehidupan mereka lebih baik lagi.


“Karena itu, para elite politik hendaknya tidak menyeret masyarakat ke dalam arus politik konfrontatif dan menjadikannya sebagai alat kekuasaan,” ujar Abdul Mu'ti, Kamis (7/3).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mu’ti mengatakan, hak angket merupakan wewenang DPR yang dijamin oleh UUD.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia melanjutkan, mengenai pelaksanaan dan keterlaksanaan, semua tergantung pada dinamika internal di DPR.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Masyarakat tidak seharusnya risau dengan dinamika politik yang ada di DPR,” tuturnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih lanjut, Mu’ti mengatakan, setelah pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan, sebaiknya masyarakat kembali melaksanakan aktivitas biasa sesuai profesi masing-masing.

Rekomendasi