Grace menilai saat ini di Depok ada kejenuhan publik terhadap 20 tahun masa kepemimpinan.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menilai putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep sebagai figur yang kreatif, berani mencoba hal baru dan melakukan eksperimental.
Advertisement
"Saya kira kalau mas Kaesang mau turun ke kota Depok pasti membawa perubahan. Kelihatan kok cuman dilempar wacana aja, sambutannya bagus banget," kata Grace seusai bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jumat (21/7).
Advertisement
"Masyarakat ingin perbaikan, enggak gitu-gitu aja. 20 tahun dipegang partai yang sama dan enggak ada pencapaian signifikan, itu kan berarti tanda bahaya," kata Grace lagi.
Grace mengambil contoh Solo yang dipimpin Gibran Rakabuming Raka, terjadi perubahan signifikan. Oleh sebab itu, Grace menyebut jangan meremehkan bocah cilik (bocil) untuk menjadi pemimpin.
"Jangan pernah remehkan bocil. Kasus Solo ini adalah anak muda yang diremehkan ternyata bisa dan mampu membawa perbaikan yang signifikan. Ini membawa perubahan yang baru. Saya kira Solo ini adalah cermin kepemimpinan Indonesia di masa datang," kata Grace. Terkait pencalonan Kaesang di Pilkada Depok, Grace masih enggan menanggapi. "Tunggu aja, pokoknya nanti dikabari. Ini kita santai-santai dulu," ujar Grace.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
"Ya kan itu sama-sama kayak orang pacaran. Harus sama-sama tertarik. Kalau enggak, enggak jadi. Tunggu aja tanggal jadiannya," ujar Grace.
Advertisement
"Ngobrol sih, ngobrol terus. Santai aja," kata dia. Reporter: Arie Sunaryo