KPU Kota Tangerang dipercaya menjadi lokasi studi banding penting bagi dua KPU kota lainnya. Kunjungan ini fokus pada upaya pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
KPU Jakarta Timur dan KPU Tangerang Selatan datang langsung ke KPU Kota Tangerang di Banten. Mereka ingin belajar praktik terbaik dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan studi banding ini berlangsung pada Jumat, 20 Juni. Tujuannya adalah untuk saling berbagi pengalaman serta inovasi yang telah dikembangkan masing-masing satuan kerja.
Advertisement
Advertisement
Salah satu poin utama dalam studi banding ini adalah peninjauan langsung ke Lorong Pemilu. Fasilitas ini merupakan sarana edukasi kepemiluan yang dimiliki KPU Kota Tangerang.
Sekretaris KPU Kota Tangerang, Fandu Dwiadma Oktavirawan, menyatakan, "Melalui kunjungan ini, kami dapat saling berbagi pengalaman serta inovasi yang telah dikembangkan masing-masing satuan kerja. Lorong Pemilu merupakan salah satu bentuk komitmen KPU Kota Tangerang dalam memberikan akses informasi dan pendidikan kepemiluan yang mudah dijangkau masyarakat." Pernyataan ini menegaskan dedikasi KPU Kota Tangerang terhadap transparansi dan edukasi publik.
Melalui Lorong Pemilu, peserta studi banding mendapatkan informasi komprehensif. Mereka mempelajari sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia, sejarah kepemiluan di Kota Tangerang, hingga berbagai layanan informasi publik. Inovasi yang dikembangkan KPU Kota Tangerang juga turut dijelaskan secara detail.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Zona Integritas KPU Tangerang tidak hanya berfokus pada aspek administrasi semata. Fandu menjelaskan bahwa upaya ini harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
KPU Kota Tangerang berkomitmen untuk terus berinovasi demi pelayanan terbaik. "Melalui berbagai inovasi yang kami hadirkan, termasuk Lorong Pemilu, kami berharap dapat memperkuat budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik," tambah Fandu. Pernyataan ini menegaskan visi KPU Kota Tangerang dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Pendekatan holistik ini memastikan bahwa Zona Integritas tidak hanya menjadi label. Namun, juga menjadi cerminan nyata dari praktik kerja yang bersih dan melayani. Hal ini sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu.
Advertisement
Advertisement
Kunjungan dari KPU Kota Jakarta Timur dan KPU Kota Tangerang Selatan juga menjadi momentum penting. Ini adalah kesempatan untuk mempererat sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu.
Tujuan utama dari sinergi ini adalah mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Fandu menuturkan bahwa kolaborasi semacam ini sangat krusial dalam mencapai tata kelola kelembagaan yang lebih baik.
Fandu berharap, "Kegiatan benchmarking tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama seluruh jajaran KPU dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang semakin akuntabel, transparan, dan melayani masyarakat secara optimal." Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh KPU.
Advertisement
Melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik, diharapkan seluruh jajaran KPU dapat terus berbenah. Ini demi menciptakan sistem pemilu yang lebih bersih, transparan, dan melayani kebutuhan masyarakat secara optimal.
Sumber: AntaraNews