LKBN ANTARA dan Kemenhan Perkuat Kerja Sama Publikasi, Tangkal Hoaks Informasi Pertahanan

LKBN ANTARA dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi menjalin kerja sama publikasi strategis. Kolaborasi ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan mengedukasi masyarakat tentang program pertahanan negara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LKBN ANTARA dan Kemenhan Perkuat Kerja Sama Publikasi, Tangkal Hoaks Informasi Pertahanan
LKBN ANTARA dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi menjalin kerja sama publikasi strategis. Kolaborasi ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan mengedukasi masyarakat tentang program pertahanan negara. (AntaraNews)

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) secara resmi menjalin kerja sama di bidang pemberitaan serta publikasi kegiatan. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk menyebarkan informasi faktual dan terpercaya secara luas kepada masyarakat Indonesia.

Penandatanganan kerja sama ini ditandai dengan pertemuan penting antara Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dan Direktur Utama LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kantor Berita ANTARA yang berlokasi di Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 27 Februari.

Inisiatif Kerja Sama Publikasi ANTARA Kemenhan ini diharapkan menjadi benteng pertahanan informasi yang kokoh. Tujuannya adalah menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman hoaks dan disinformasi yang marak beredar di ruang digital, terutama terkait isu-isu pertahanan.

Langkah Strategis Tangkal Hoaks Informasi Pertahanan

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait secara tegas menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah yang sangat strategis dan krusial. Beliau menilai LKBN ANTARA sebagai salah satu kantor berita utama yang menjadi rujukan terpercaya bagi publik untuk mencari informasi yang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Pertahanan berupaya keras mencegah masyarakat agar tidak mudah terjebak oleh maraknya informasi hoaks. Terutama yang berkaitan dengan berbagai program Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang seringkali disalahpahami atau diputarbalikkan di berbagai platform media sosial.

“Kalau kita tidak bisa melihat siapa yang bisa jadi rujukan utama dalam pemberitaan, akan muncul pandangan atau perspektif yang salah,” kata Sirait. Ia menambahkan, hal tersebut berpotensi membahayakan dan menimbulkan dampak yang tidak baik ke depannya bagi stabilitas nasional. Dengan menggandeng ANTARA, Sirait optimistis arus informasi hoaks yang beredar di media sosial dapat diredam secara efektif dan akurat.

Edukasi Publik dan Penguatan Pertahanan Negara

Selain berfungsi membebaskan masyarakat dari jeratan informasi hoaks yang menyesatkan, Kerja Sama Publikasi ANTARA Kemenhan ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan emas. Kementerian Pertahanan dapat secara proaktif mengedukasi masyarakat mengenai beragam program kerakyatan dan pertahanan yang sedang dijalankan oleh TNI di seluruh pelosok negeri.

Sirait juga mengungkapkan bahwa ada beberapa poin kerja sama penting yang telah disepakati secara rinci antara Kemenhan dan LKBN ANTARA dalam pertemuan tersebut. Ia menyatakan keyakinan penuh bahwa semua poin kerja sama yang telah disepakati akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana.

Kementerian Pertahanan sangat berharap bahwa kolaborasi ini akan semakin memperkuat pertahanan negara secara menyeluruh. Terutama di bidang informasi, demi senantiasa menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi