Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat baru-baru ini menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai aspirasi yang disuarakan oleh massa aksi demonstrasi di Kota Bandung. Dukungan ini mencakup isu krusial seperti Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset hingga desakan untuk Reformasi Polri secara menyeluruh.
Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Goena, di Gedung Sate Bandung pada Senin lalu. Pihak legislatif provinsi Jawa Barat menghormati setiap aspirasi yang muncul dari masyarakat, memandangnya sebagai bagian integral dari iklim demokrasi yang sehat dan dinamis.
Buky Wibawa menegaskan bahwa DPRD Jabar memahami keresahan serta harapan yang disampaikan oleh publik. Aspirasi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota dewan untuk terus memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan hak-hak dasar rakyat di Jawa Barat.
Advertisement
Advertisement
Empat Poin Krusial Dukungan DPRD Jabar
DPRD Jawa Barat secara eksplisit memberikan dukungan pada empat poin aspirasi utama yang dibawa oleh massa demonstran. Dukungan ini menunjukkan komitmen legislatif terhadap isu-isu yang dianggap mendesak oleh masyarakat.
Pertama, DPRD Jabar mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Koruptor. Langkah ini dinilai sebagai upaya tegas dalam pemberantasan korupsi yang menjadi perhatian publik.
Kedua, dukungan diberikan untuk pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Revisi KUHP. Revisi ini diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan hukum masyarakat yang terus berkembang.
Advertisement
Ketiga, DPRD Jabar mendukung penuh penegakan hukum terkait kasus yang merenggut korban jiwa dalam demonstrasi, termasuk almarhum Affan Kurniawan. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dan adil, memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.
Dan yang keempat, DPRD Jawa Barat mendukung pelaksanaan Reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Tujuan dari Reformasi Polri ini adalah agar institusi kepolisian semakin profesional dan humanis dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.
Advertisement
Isu Penting Lain yang Disuarakan DPRD Jabar
Selain empat poin aspirasi utama, Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, juga menyampaikan beberapa hal penting lain yang ditujukan kepada pemerintah daerah, pusat, dan DPR RI. Hal-hal ini mencerminkan perhatian DPRD Jabar terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
DPRD Jabar mendesak pemerintah untuk menjamin kebebasan berpendapat masyarakat agar tetap terlindungi dengan baik. Kebebasan berekspresi adalah hak fundamental yang harus dijaga dalam negara demokrasi.
Selanjutnya, DPRD Jabar menyoroti persoalan pengangguran dan ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan besar di Jawa Barat. Upaya serius diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Advertisement
DPRD Jabar juga meminta penindakan tegas terhadap praktik premanisme dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat. Tindakan ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.
Tidak hanya itu, DPRD Jabar juga menekankan pentingnya mengurangi kesenjangan dalam pendidikan, sekaligus menertibkan data penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar tepat sasaran. Terakhir, perlindungan sosial bagi tenaga kerja informal melalui jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi perhatian serius DPRD Jabar.
Buky Wibawa menegaskan komitmen DPRD Jawa Barat untuk selalu hadir bersama rakyat, menyuarakan kepentingannya, serta memperjuangkan keadilan sosial. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga semangat demokrasi dengan cara yang bermartabat dan damai, demi terwujudnya Jawa Barat yang lebih adil, aman, dan sejahtera.
Advertisement
Sumber: AntaraNews