Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyatakan Komitmen Keadilan Prabowo untuk mengusut tuntas insiden tragis yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob. Peristiwa ini mengakibatkan meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.
Insiden memilukan tersebut terjadi saat pembubaran aksi unjuk rasa pada Kamis malam, 28 Agustus. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo kepada orang tua almarhum Affan saat ia bertakziah ke rumah duka.
Kunjungan duka cita tersebut berlangsung pada Jumat malam, 30 Agustus, di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam momen haru tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam dan janji penegakan keadilan.
Advertisement
Advertisement
Kunjungan Duka dan Janji Presiden
Presiden Prabowo Subianto tiba di rumah duka sekitar pukul 21.50 WIB, mengenakan setelan safari krem dan peci hitam. Beliau didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selama kurang lebih 20 menit, Presiden Prabowo berinteraksi langsung dengan keluarga Affan. Beliau menyampaikan duka cita mendalam, "Saya turut bela sungkawa. Baik-baik ya," ujarnya kepada ayah almarhum Affan, yang kemudian dijawab dengan penuh harap, "Kita percaya sama Bapak."
Kepada ibunda Affan, Presiden Prabowo juga mengungkapkan rasa penyesalannya. "Saya turut berbela sungkawa, saya juga sangat menyesali," tuturnya sembari menggenggam tangan ibunda almarhum, yang disambut dengan rasa tak percaya oleh ayah Affan, "Nggak nyangka Bapak bisa ke sini."
Advertisement
Momen haru semakin terasa ketika Presiden Prabowo memeluk ibunda dan adik-adik almarhum. Pihak keluarga, dalam kesempatan itu, turut menyampaikan harapan besar agar kasus ini dapat diusut secara tuntas. "Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mohon ditegakkan," ujar salah satu anggota keluarga, yang langsung dijawab tegas oleh Prabowo, "Pasti. Pasti." Ini menunjukkan Komitmen Keadilan Prabowo yang kuat.
Advertisement
Tindak Lanjut Komitmen Keadilan Prabowo
Setelah menyampaikan belasungkawa, Presiden Prabowo langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Namun, terkait penindakan hukum terhadap aparat yang terlibat, Presiden Prabowo sebelumnya telah memberikan pernyataan resmi.
Melalui rekaman video yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengungkapkan rasa kecewa dan terkejutnya. Beliau menilai tindakan aparat yang terlibat dalam insiden tersebut sebagai tindakan yang berlebihan.
"Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan," tegas Prabowo dalam pernyataannya. Beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus ini.
Advertisement
Sebagai wujud dari Komitmen Keadilan Prabowo, ia telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh. "Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab," pungkasnya, memastikan bahwa keadilan akan ditegakkan bagi korban dan keluarganya.
Sumber: AntaraNews