Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini menyoroti serius pengelolaan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Fokus utama adalah pada reformasi regulasi serta implementasi digitalisasi untuk memaksimalkan potensi aset.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno, menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah merupakan kunci vital dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Aset-aset ini bukan sekadar catatan inventaris, melainkan sumber daya strategis yang dapat dikapitalisasi untuk pembangunan kota secara berkelanjutan.
Penyorotan ini muncul dalam sebuah workshop yang membahas potensi aset Pemkot Surabaya untuk optimalisasi PAD. Tujuannya adalah memastikan aset daerah dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang maksimal bagi warga Surabaya.
Advertisement
Advertisement
Tantangan dalam Pengelolaan Aset Surabaya
Pengelolaan aset daerah di Surabaya menghadapi sejumlah tantangan yang kompleks dan multidimensional. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional di bidang pengelolaan aset. Hal ini diperparah dengan pendekatan birokratis yang masih dominan, dibandingkan dengan orientasi bisnis yang lebih proaktif.
Selain itu, masalah pendataan aset yang belum sepenuhnya lengkap dan terintegrasi juga menjadi hambatan serius. Banyak aset yang belum memiliki sertifikasi tuntas, sehingga menyulitkan proses pemanfaatan dan legalitasnya. Kondisi ini menghambat Pemkot dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan seluruh aset yang dimiliki secara optimal.
Regulasi pemanfaatan aset yang terbatas pada skema sewa atau kerja sama Bangun Guna Serah (BGS) atau Build Operate and Transfer (BOT) juga menjadi kendala. Skema yang kurang fleksibel ini membatasi inovasi dalam pemanfaatan aset dan mengurangi potensi pendapatan yang bisa dihasilkan.
Advertisement
Advertisement
Peluang dan Strategi Optimalisasi Aset Daerah
Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, DPRD Surabaya melihat peluang besar untuk mengoptimalkan aset daerah. Berbagai strategi dapat diterapkan, mulai dari pemanfaatan langsung aset melalui skema sewa hingga kerja sama pemanfaatan dengan pola BOT yang lebih inovatif. Transformasi aset tidur menjadi aset produktif juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan nilai ekonomi aset.
Digitalisasi memegang peranan penting dalam strategi optimalisasi ini. Pembangunan dashboard aset yang terbuka dan dapat diakses publik maupun investor akan meningkatkan transparansi dan menarik minat investasi. Hal ini juga akan mempermudah Pemkot dalam memantau dan mengelola aset secara lebih efisien.
Untuk memperkuat pengelolaan aset, sejumlah langkah internal direkomendasikan. Ini meliputi inventarisasi dan valuasi ulang aset secara menyeluruh, penyusunan peta aset strategis, serta sertifikasi aset secara tuntas. Peningkatan kapasitas SDM dan pembentukan unit khusus lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang fokus pada pengelolaan aset juga dianggap krusial.
Advertisement
Dari sisi eksternal, kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pihak swasta, termasuk investor lokal, sangat ditekankan. Kemitraan ini diharapkan dapat membawa keahlian dan modal tambahan untuk mengembangkan aset daerah. Monitoring berbasis kinerja terhadap kontribusi aset pada PAD juga perlu dilakukan secara berkala.
Advertisement
Reformasi Regulasi dan Manfaat Ekonomi Sosial
Reformasi regulasi menjadi pilar penting dalam upaya optimalisasi aset. Perubahan regulasi yang lebih adaptif dan pro-investasi akan membuka lebih banyak peluang pemanfaatan aset. Hal ini akan memungkinkan Pemkot Surabaya untuk lebih leluasa dalam mengembangkan skema kerja sama yang menguntungkan.
Rio Pattiselanno menekankan bahwa jika dikelola dengan baik, aset Pemkot Surabaya dapat menjadi mesin penggerak pembangunan kota. Aset bukan lagi sekadar beban administrasi, melainkan peluang besar yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara signifikan bagi seluruh warga.
Optimalisasi aset tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas layanan publik, dan pengembangan infrastruktur kota. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan membawa kemajuan bagi Surabaya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews