Begini Respons Gerindra soal Sandiaga Uno Resmi Gabung PPP

Diketahui, sore ini rencananya partai berlambang Ka'bah ini akan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP terhadap Sandiaga.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Begini Respons Gerindra soal Sandiaga Uno Resmi Gabung PPP
Sandiaga Uno Hadir di Peringatan Harlah PPP. ©2023 Merdeka.com

Waketum Partai Gerindra Habiburokhman mengaku, tidak ingin memberikan tanggapan banyak terkait gabungnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Diketahui, sore ini rencananya partai berlambang Ka'bah ini akan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP terhadap Sandiaga.

"(Sandiaga ke PPP) Ya kita tidak dalam kapasitas memberikan tanggapan soal itu, itu hak warga negara," kata Habiburokhman kepada wartawan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (14/6).

Sandiaga Resmi Gabung PPP

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno resmi bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hari ini, Rabu (14/6). Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono akan langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP kepada Sandiaga Uno.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) menjelaskan, semula penyerahan KTA PPP untuk Sandiaga akan dilakukan pada pukul 18.30 Wib. Namun dipercepat pada pukul 15.00 Wib, karena Sandiaga Uno akan menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Acara awalnya pukul 18.30 Wib, namun karena Pak Sandiaga Uno ada agenda mendampingi Presiden RI Joko Widodo maka dimajukan ke Pukul 15.00 Wib," kata Awiek saat dikonfirmasi, Rabu (14/6).

Awiek mengungkapkan, bergabungnya Sandiaga Uno sebagai langkah strategis PPP dalam menghadapi Pemilu 2024.

Awiek sebelumnya juga mengungkapkan, salah satu opsi posisi strategis untuk Sandiaga Uno yakni mengisi jabatan sebagai wakil ketua umum (Waketum).

"Ya salah satu opsi lah ya (Waketum), toh di DPP kan banyak jabatan. Tapi yang jelas bukan ketua umum, sekjen, bendahara umum," kata Awiek, saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).

Sebab, dia menilai, ketokohan seorang Sandiaga Uno tidak mungkin jika tak disiapkan posisi strategis. Terlebih, bergabungnya Sandiaga ke PPP untuk mengangkat elektoral partai berlambang Ka'bah tersebut.

"Ya tentu Pak Sandi dengan ketokohannya dengan sekaliber beliau tokoh nasional, posisi strategis atau posisi terhormat kita siapkan. Yang jelas bukan tiga tempat, bukan ketua umum, sekjen, bendum bukan di situ," imbuh Awiek.

Sudah Pamitan ke Gerindra

Sebelumnya, Sandiaga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Bahkan, hubungannya dengan Gerindra kerap naik dan turun. Terakhir, ia berpamitan dan mengirimkan surat untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Sandi saat menyambangi rumah dinas Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Sandi sempat mengobrol tertutup dengan Dasco. Di situ, dia meminta maaf kepada Dasco jika punya salah.

"Ini momen lebaran hari kemenangan tadi bermaaf-maafan dengan Bang Dasco dan rekan-rekan di seluruh Indonesia ternyata kumpul di sini, tadi juga saya sempat ngobrol tertutup dengan Bang Dasco dan saya sampaikan beberapa pemikiran sekaligus juga kalau ada kesalahan selama ini maaf lahir batin," kata Sandi di Jl Denpasar, Kuningan, Jakarta, Minggu (23/4).

Sandiaga pun mengeluarkan pernyataan pamit. Namun, dia belum menjelaskan gamblang apakah resmi hengkang dari Gerindra. Kata dia, Dasco yang akan menyampaikan.

Sandiaga juga menitipkan surat tertutup untuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto melalui Dasco. Menurutnya, surat itu bentuk penghormatan untuk Prabowo.

"Semua harus ada mekanisme, administrasi, etika, hormat kepada saya sangat teladani Pak Prabowo, beliau negarawan dan saya berjuang bersama Pak Prabowo dan apa yang saya rasakan saya tuangkan di surat itu dan saya sampaikan ke Pak Dasco," ungkapnya.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi