Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai, bahwa PDI Perjuangan lebih berpotensi bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Alasannya, KIB satu-satunya koalisi yang belum memiliki calon presiden.
"PDI Perjuangan mungkinnya bergabung dengan Golkar, PAN, PPP atau Gerindra PKB, tetapi saya cenderung melihat kemungkinannya ada di KIB, kenapa? sampai hari ini capresnya KIB masih kosong," ujar Qodari di FX Sudirman, Jakarta, Selasa (21/3).
Lihat Pilpres 2024 di Liputan6.com
Sementara, untuk koalisi Perubahan yakni NasDem, PKS, Demokrat sudah ada Anies Baswedan. Sedangkan, di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) ada Prabowo Subianto.
"Di Gerindra sudah ada walaupun ada wacana Prabowo Puan dimana Mbak Puan PDI Perjuangan diajak jadi wakilnya Pak Prabowo," ucapnya.
"Saya enggak sulit melihat agak sulit itu terjadi, sekarang PDI Perjuangan nomor satu kursinya banyak," ujar Qodari.
Lebih lanjut, jika PDIP merapat ke KIB maka koalisi itu setara dengan 276 kursi DPR. Hal ini sudah jauh melebihi syarat presidential threshold 20 persen atau setara 115 kursi DPR sebagai syarat mengajukan capres.
Advertisement
Berikut 4 poros politik saat ini:
- NasDem, Demokrat, PKS = 163 kursi DPR
- Golkar, PAN, PPP = 148 kursi DPR
- Gerindra, PKB = 136 kursi DPR
- PDIP = 128 kursi DPR
Berikut jika terjadi 3 poros:
- PDIP, Golkar, PAN, PPP = 276 kursi DPR
- NasDem, Demokrat, PKS = 163 kursi DPR
- Gerindra, PKB = 136 kursi DPR
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com