Romy Ungkap Potensi Ganjar, Prabowo dan Anies Jadi Capres KIB

Dia menjelaskan isu KIB berpotensi bubar karena hingga saat ini belum menentukan capres dan cawapres yang akan diusung. Romy menyebut hanya ada tiga nama potensial sebagai capres jika diukur dari elektabilitas.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Romy Ungkap Potensi Ganjar, Prabowo dan Anies Jadi Capres KIB
Romahurmuziy bebas. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy atau biasa disapa Romy mengungkapkan tiga nama potensial menjadi calon presiden (capres) yang akan diusung oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Ketiga nama tersebut, diantaranya Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Bakal Calon Presiden Partai NasDem Anies Baswedan.

Dia menjelaskan isu KIB berpotensi bubar karena hingga saat ini belum menentukan capres dan cawapres yang akan diusung. Romy menyebut hanya ada tiga nama potensial sebagai capres jika diukur dari elektabilitas.

"Capres potensial jika diukur dari kombinasi elektabilitas dan kecukupan kendaraan ke depan hanya tiga, Ganjar, Prabowo dan Anies. KIB cukup secara kendaraan, tapi calonnya sampai saat ini kan belum ada," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (7/3).

Sebab, saat ini ketiga partai yang tergabung dalam KIB masih memiliki nama-nama yang disodorkan menjadi capres dan cawapres.

PAN melalui Rakernas sudah menyebutkan Ganjar-Erick. Sementara PPP untuk capres hingga saat ini diputuskan, namun untuk cawapres masih ada nama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dan, di Partai Golkar sudah menentukan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.

"Bisa saja KIB nanti berbeda aspirasi ujungnya soal capres dan cawapres," ujarnya.

Oleh sebab itu, Romy menyampaikan, KIB terus membuka komunikasi dengan berbagai partai politik untuk menemukan titik temu terkait capres dan cawapres yang akan diusung oleh KIB.

"Realitasnya, Ganjar kader PDIP, Prabowo kader Gerindra, dan Anies non partai. Saat ini tidak tersedia stok bakal capres lagi yang elektabilitasnya cukup tinggi menurut survei, yang bisa dicalonkan KIB. Maka kita-kita harus realistis untuk berbicara dengan partai-partai asal bakal-bakal capres di atas," tutupnya.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi