Demokrat Klaim Tak Paksakan AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan

Dia menyebut, dalam penjajakan koalisi dengan Partai NasDem dan PKS tidak pernah memaksakan kehendak termasuk soal sosok cawapres yang akan dampingin Anies di Pilpres 2024.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Demokrat Klaim Tak Paksakan AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan
Anies dan AHY di DPP Demokrat. ©2022 Merdeka.com

Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengklaim partainya tidak pernah memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres Anies Baswedan.

Dia menyebut, dalam penjajakan koalisi dengan Partai NasDem dan PKS tidak pernah memaksakan kehendak termasuk soal sosok cawapres yang akan dampingin Anies di Pilpres 2024.

Simak berita Anies Baswedan selengkapnya di Liputan6.com

"Tidak ada paksa-memaksa, tidak paksa-memaksa semuanya dalam kesetaraan equal patnership prinsip ketiga partai ini sehingga semua-semuanya boleh mengusulkan. Boleh mendiskusikan tidak ada memaksakan begitu," kata Herman, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Kendati demikian, Herman menilai, wajar jika Partai Demokrat mengusulkan AHY menjadi cawapresnya Anies Baswedan. Sebab, AHY memiliki elektabilitas tinggi dan merupakan sosok membawa perubahan dan perbaikan.

"Enggak apa-apa kita usulkan, apalagi Mas AHY punya elektabilitas, punya infrastruktur partai, punya sumber daya manusia yang tidak harus membentuk struktur karena strukturnya sudah ada dan relawannya banyak yang sudah akan mendukung punya organisasi sayap," jelasnya.

Lebih lanjut, Herman kembali menegaskan, jika partainya tidak memaksakan kehendak untuk mendorong AHY sebagai cawapres. Biarkan petinggi ketiga partai dan Anies yang menentukan sosok yang tepat sebagai cawapres.

"Biarkan nanti Pak Surya, Pak SBY, Pak AHY kemudian Habib Salim dan Presiden PKS bisa merumuskan para pimpinan ini nanti yang terbaik bagi negeri ini," imbuhnya.

Rekomendasi