Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan mengungkapkan dua partai yang intens berkomunikasi dengan Demokrat dan tak menutup kemungkinan bakal berkoalisi. Dua partai itu adalah PKS dan NasDem.
"Secara implisif memang mas AHY (Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono) sudah menyatakan bahwa sedang melakukan komunikasi yang intens dengan dua partai. Sudah menjadi rahasia umum bahwa partai yang dua itu kan yaitu NasDem dan PKS," ujar Syarief JCC Senayan, Jakarta, Jumat (16/9).
Syarief menjelaskan, komunikasi dengan NasDem dan PKS masih dalam taraf penyatuan platform. Menurutnya, koalisi partai lain juga masih belum final.
"Penyebutan nama saya pikir karena memang belum final semuanya masih dalam taraf penyatuan platform partai-partai koalisi. Karena koalisi lain juga belum final kan baru sekedar wacana dan sebagainya," jelas Syarief.
"Kalau kami ya sudah secara implisit mengatakan sedang melakukan negosiasi apa komunikasi yang intens dengan dua partai itu," sambungnya.
Advertisement
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, saat ini partainya tengah intens membangun koalisi dengan dua partai. Apakah dengan PKS dan NasDem, AHY tidak menyebutkan.
"Saat ini Demokrat tengah intens membangun komuikasi dengan dua partai yang juga memiliki semangat dan energi perubahan untuk Indonesia yang lebih baik," kata AHY saat pidato kebangsaan di Rapimnas Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (16/9).
AHY mengatakan, kriteria capres-cawapres dari Demokrat selain memiliki integritas dan kapasitas, harus mempunyai elektabilitas atau dukungan terkuat dari rakyat.
"Tak kalah pentingnya pasangan ini memiliki chemistry, memiliki kekuatan hati dan energi yang saling percaya saling menghargai saling menguatkan dna saling melengkapi, semangatnya adalah dwi tunggal," ucapnya.