Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, hari ini, Selasa (20/10) tepat berusia 1 tahun. Sejumlah rapor diberikan baik oleh DPR, partai politik, maupun organisasi masyarakat sipil.
Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka juga memiliki pandangan atas jalannya pemerintahan ayahnya.
"PR (pekerjaan rumah)-nya masih banyak. Anda tahu sendiri, salah satunya Covid ini," ujar Gibran disela kampanye blusukan di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Jumat Selasa (20/10).
Gibran berharap pemerintahan Jokowi Ma’ruf ke depan akan lebih baik. Terutama segera bisa mengatasi Pandemi Covid-19 agar kehidupan bisa kembali normal. Namun Gibran enggan memberi nilai atas capaian pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama satu tahun ini. Suami Selvi Ananda itu lebih memilih masyarakat yang melakukan penilaian.
"Kalau saran dan kritik biar warga aja yang memberikan. Biar masyarakat yang menilai," ucapnya.
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dilantik sebagai presiden dan wakil presiden dalam sidang paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10) lalu, Jokowi-Ma'ruf Amin menjadi presiden dan wapres terpilih setelah menang dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Mereka mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengeluarkan laporan tahunan satu tahun pertama menjabat Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang jatuh pada Selasa (20/10). Laporan tersebut diberikan untuk memperlihatkan capaian program pemerintah sesuai dengan visi-misi.
"Laporan ini memberikan kesempatan seluruh pemangku kepentingan yang ingin mendapatkan perspektif lebih utuh tentang program-program pemerintah yang berasal dari visi-misi Presiden. Sehingga menjadi bagian dari rencana pembangunan nasional dan diimplementasikan oleh semua Kementerian dan Lembaga," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dikutip dalam halaman KSP.go.id, Selasa (20/10).
Tidak hanya itu, laporan tersebut juga bertujuan untuk memberikan sarana evaluasi tahunan. Serta memberikan perspektif perbandingan tentang apa yang telah tercapai dan apa yang harus dilakukan pemerintah pada tahun berikutnya. Kemudian dalam laman tersebut dijelaskan selama setahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf, kondisi pandemi Covid-19 sangat memengaruhi program kerja pemerintah terutama dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi pemerintah tetap berusaha untuk menepati janji.
"Presiden tetap memegang visi mewujudkan lima arahan strategis menuju masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur. Refocusing dan realokasi anggaran memprioritaskan program dan penanganan di bidang kesehatan, pemulihan sosial dan ekonomi, terutama untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi," sambungnya.
Kemudian, Moeldoko juga menjelaskan Jokowi tidak pernah mengabaikan janji. Walaupun laju pertumbuhan ekonomi tersendat, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut kata dia tetap mewujudkan lima arahan strategis untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, adil dan makmur.
"Presiden tidak pernah mengabaikan janjinya. Presiden tetap memegang visi mewujudkan lima arahan strategis menuju masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur, yang terdiri dari: 1. Pembangunan Sumber Daya Manusia;2. Pembangunan Infrastruktur; 3. Penyederhanaan Regulasi; 4. Penyederhanaan Birokrasi; dan 5. Transformasi Ekonomi," ungka Moeldoko.