Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Meski sudah ditetapkan, Jokowi, tak mau buru-buru membahas siapa saja menteri yang akan mendampinginya di kabinet baru nanti.
Jokowi baru akan membahas posisi menteri pada pertengahan Juli. Disebut-sebut, Jokowi, sapaannya, akan menggandeng kalangan milenial.
Direktur Eksekutif Voxpoll Research and Consult, Pangi Chaniago, juga melihat peluang kalangan anak muda masuk dalam susunan menteri Jokowi. Siapa sosoknya, menurut dia, menteri muda pasti muncul sebagai kejutan dilakukan sang petahana.
"Peluang anak muda (jadi menteri) pasti ada, Pak Jokowi bilang akan ada kejutan penyegaran masuk dalam kelompok representasi muda dan milineal," kata Pangi saat diskusi polemik di d'Consulate Resto, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7).
Pangi berpandangan, menteri muda dapat mengadaptasi apa yang telah dilakukan Malaysia. Diketahui, Negeri Jiran tersebut menempatkan pemuda berusia 33 tahun untuk memimpin kementerian pemuda dan olahraga.
"Jadi dapat menginspirasi ya (Malaysia) dengan menteri mudanya, jadi kita tunggu apakah akan dipercayakan ke anak muda," lanjut Pangi.
Kendati demikian, ada hal-hal perlu diperhatikan bila bila memilih anak muda sebagai menteri. Selain dari segi usia, koneksi dan kapabilitas harus menjadi hal utama.
"Tak sekedar usia, jaringan, kepiawaian memahami, bisa mengikuti gaya kerja Pak Jokowi, jadi tahu betul apa yang menjadi kebutuhan presiden," kata Pangi menandasi.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com