Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani mengklaim elektabilitas capres-cawapresnya yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno terus meningkat di Jawa Tengah. Muzani juga mengklaim elektabilitas Prabowo-Sandi di Jawa Tengah sudah melewati pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
"Suara Pak Prabowo di Jawa Tengah sudah mulai meningkat. Suara Jokowi berkurang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2).
Muzani juga tidak khawatir dengan gencarnya timses Jokowi-Ma'ruf melakukan kampanye di Jawa Barat yang notabene adalah basis Prabowo-Sandi. Kata dia, BPN akan terus menjaga stabilitas elektabilitas di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Di Jabat ya kita jagain. Jawa tengah ya kita intersepsi. Jatim juga sama," ungkapnya.
Diketahui, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terus menggempur provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk memenangkan Pilpres 2019. Kini paslon nomor urut 02 itu mendapat tren suara positif di beberapa Kabupaten/Kota.
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengatakan, Prabowo-Sandi mendapat tren elektabilitas positif di wilayah Tegal, Brebes, Kebumen, Sragen, Karanganyar, Banjarnegara, dan Semarang. BPN mengincar suara dari wilayah lain juga.
"Sukoharjo belum, tapi misalkan kegiatan kegiatan Pak Sandi di Wonogiri, di Boyolali di tempat yang kabupaten relatif sangat merah, kita kemarin melakukan kegiatan di tempat tersebut, beberapa titik di situ kita mendapatkan sambutan antusias luar biasa," kata Ferry kepada merdeka.com, Kamis (14/2).